Timnas Israel U-20 bakal tampil di Piala Dunia U-20. (Twitter/@ISRAELFA)
Pelatih Timnas Israel U-20, Ofir Haim, memberikan respons soal pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Haim pun merasa lega dan puas dengan pergantian tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Diketahui, FIFA memang telah resmi mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal itu disampaikan oleh FIFA melalui pernyataan resmi mereka beberapa hari lalu.
Dalam pertanyaannya, FIFA menilai Indonesia belum siap menggelar turnamen seperti Piala Dunia terutama setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober tahun lalu dan memakan korban hingga 135 jiwa.
Baca Juga: Jika Indonesia Dibanned: Israel Tetap Main Piala Dunia dan Palestina Tetap Main Piala Asia
Kabar mengenai pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia pun dikomentari oleh Haim. Haim merasa lega karena gelaran Piala Dunia U-20 2023 akhrinya batal berlangsung di Indonesia.
"Piala Dunia akhirnya dipindahkan dari Indonesia dan kami menunggu untuk melihat di mana turnamen akan diadakan, di manapun tuan rumahnya, kami akan mewakili negara dengan terhormat," ucap Haim, seperti INDOZONE sadur dari Mako, Jumat (31/3/2023).
Baca Juga: Indonesia Batal, Presiden FIFA Kasih Kode Piala Dunia U-20 Digelar di Argentina
Ditanya soal negara mana yang cocok untuk menggantikan Indonesia pada gelaran Piala Dunia U-20 2023, Haim pun memiliki kandidatnya tersendiri. Ia berharap jika gelarna Piala Dunia U-20 2023 dilangsungkan di Argentina.
"Jika saya harus memilih, Argentina merupakan tempat yang saya sukai. Saya benar-benar ingin ke sana, jika tanpa sepak bola, saya tidak tahu apakah bisa sampai ke sana," sambung juru taktik berusia 47 tahun itu.
Hingga berita ini diturunkan, FIFA sendiri masih belum mengumumkan negara mana yang akan menggantikan peran Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Meski belakangan Argentina disebut-sebut sebagai kandidat terkuat.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: