Rashford saat bermain melawan FC Porto (REUTERS)
INDOZONE.ID - Erik ten Hag, pelatih Manchester United, akhirnya mengungkapkan alasan di balik keputusannya menarik keluar Marcus Rashford pada babak pertama pertandingan Europa League melawan Porto.
Keputusan ini mengejutkan banyak penggemar, mengingat Rashford tampil brilian dan mencetak gol solo di awal laga. Keputusan tersebut datang di tengah tekanan besar yang tengah dihadapi Ten Hag akibat performa tim yang tidak stabil musim ini.
Marcus Rashford tampil menonjol di menit-menit awal pertandingan, memberikan keunggulan bagi Manchester United lewat gol indah di menit ketujuh. Ia melakukan aksi solo yang memukau dari sisi kiri lapangan dan melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Porto, Diogo Costa.
Meski begitu, kiper Porto sebenarnya memiliki kesempatan untuk melakukan penyelamatan lebih baik.
Setelah Rashford mencetak gol, Rasmus Hojlund menggandakan keunggulan United menjadi 2-0 melalui assist dari Rashford. Namun, Porto menunjukkan perlawanan dengan cepat.
Pepe memperkecil ketertinggalan untuk Porto, dan Samu Omorodion menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir.
Yang mengejutkan, Rashford tidak kembali bermain di babak kedua. Sebagai gantinya, Alejandro Garnacho diturunkan oleh Ten Hag.
Baca Juga: Kartu Merah Resmi Dicabut, Bruno Fernandes Siap Tempur Bela Manchester United Lawan Porto
Penggantian Rashford pada babak pertama membuat banyak penggemar Manchester United bertanya-tanya. Erik ten Hag menjelaskan kepada TNT Sports bahwa keputusan tersebut bukan karena cedera, melainkan bagian dari strategi rotasi pemain untuk menjaga kebugaran.
“Kami harus melakukan rotasi,” ujar Ten Hag. “Garnacho bermain luar biasa di pertandingan sebelumnya. Kami memiliki jadwal pertandingan yang padat, dan pertandingan hari Minggu nanti akan sangat berat, jadi saya ingin memastikan para pemain tetap segar dan siap tampil.”
Ten Hag juga menekankan bahwa Aston Villa, lawan United berikutnya di Premier League, memiliki waktu istirahat yang lebih panjang, sehingga penting untuk menjaga stamina para pemain kunci.
Sejak kekalahan melawan Liverpool pada awal September, Rashford jarang bermain lebih dari 75 menit di setiap pertandingan. Bahkan, ia hanya dua kali tampil selama 90 menit penuh sepanjang musim ini.
Hal ini membuat keputusan untuk menggantinya di babak pertama semakin masuk akal, mengingat Ten Hag ingin menjaga kebugaran Rashford untuk menghadapi laga-laga penting berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TNT Sport