Jay Idzes saat membela Venezia di Serie A (Instagram/@jayidzes)
INDOZONE.ID - Penampilan luar biasa Jay Idzes bersama Venezia di Serie A musim ini berhasil menarik perhatian banyak klub top di Eropa.
Bek tengah Timnas Indonesia tersebut tampil konsisten meskipun Venezia masih berjuang di papan bawah klasemen Serie A.
Jay adalah pemain baru di kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A. Bergabung dengan Venezia yang baru promosi pada awal musim 2024/2025, kapten Timnas Indonesia tersebut langsung menjadi salah satu andalan di lini pertahanan. Tak mengherankan, banyak tim mulai meliriknya.
Jurnalis Italia, Gianluca Di Marzio, yang dikenal sebagai mentor dari pakar transfer ternama Fabrizio Romano, mengungkap beberapa klub yang berminat untuk mendatangkan Jay.
Salah satu klub yang disebut adalah Torino. Ketertarikan ini muncul karena keberadaan Paolo Vanoli sebagai pelatih mereka saat ini.
Vanoli sebelumnya adalah pelatih Venezia di musim lalu dan telah merasakan tangguhnya lini pertahanan yang dikawal Jay Idzes.
Baca Juga: Bang Jay Semakin Menyala! Dipantau Langsung oleh Dirtek Bologna saat Laga Venezia Vs Cagliari
“Pada musim panas, Torino mengajukan tawaran, hal ini terkait dengan kedatangan Vanoli di sela-sela skuad Granata." tulis Di Marzio.
Meskipun Torino memberikan penawaran yang cukup menarik, keputusan untuk bertahan dibuat Jay berdasarkan pertimbangan pribadi.
"Namun itu bukan waktu yang tepat untuk pergi, Jay (Idzes) bahagia dan ingin bermain lebih lama lagi sebagai protagonis di tim oranye dan hijau (Venezia),” lanjut Di Marzio.
Selain Torino, Di Marzio juga menyebut beberapa klub luar Italia yang mulai memantau Jay.
Namun, Venezia tidak tinggal diam. Mereka berusaha keras mempertahankan bek kelahiran Mierlo tersebut, terutama mengingat betapa pentingnya peran Jay di dalam tim.
Baca Juga: Jiwa Kepemimpinan Jay Idzes di Lini Pertahanan Venezia Tuai Pujian dari Media Italia
“Ketertarikan dari tim lain juga belum lama datang. Namun demikian, mereka mencoba menghubungi Filippo Antonelli sekarang untuk kemungkinan transfer pemain bertahan asal Indonesia itu bukanlah ide yang bagus, mengingat dia akan menutup telepon dari siapa pun yang mencoba melakukan pendekatan,” ungkap Di Marzio.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gianluca Di Marzio