INDOZONE.ID - Sheikh Jassim asal Qatar kembali mencuat sebagai kandidat untuk proses pengambilalihan penuh Manchester United, meskipun Sir Jim Ratcliffe baru saja mengamankan saham minoritas sekitar satu setengah tahun yang lalu.
Keluarga Glazer yang hingga kini masih menguasai mayoritas kepemilikan klub, diperkirakan akan segera mengaktifkan hak jual-beli mereka.
Jika skenario ini terwujud, maka ada kemungkinan besar Ratcliffe harus melepas 25 persen saham yang dimilikinya saat ini.
Pemilik sebagian saham Manchester United dari INEOS, Sir Jim Ratcliffe (REUTERS/Phil Noble)
Ratcliffe bersama perusahaannya, INEOS, didatangkan dengan ekspektasi tinggi untuk mengembalikan kejayaan Manchester United.
Namun, selama satu tahun terakhir, perjalanan mereka justru dipenuhi berbagai kekecewaan.
Perkembangan tim stagnan, dan sejumlah kebijakan internal seperti penghematan biaya yang dianggap terlalu agresif hanya memperburuk suasana di internal klub.
Baca Juga: Adanya PHK Massal di MU, Eric Cantona Sebut Sir Jim Ratcliffe Ingin Hancurkan Setan Merah!
Tak hanya itu, dukungan suporter terhadap manajemen juga terus menurun. Para staf dan suporter mengeluhkan keputusan-keputusan klub yang dianggap tidak sejalan dengan visi kejayaan United.
Di sisi infrastruktur, Manchester United sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk membangun stadion baru berkapasitas 100.000 penonton.
Namun, proyek besar ini justru dibayangi oleh kenyataan pahit dengan musim 2025-2026 dipastikan United tidak akan bermain di kompetisi Eropa, situasi yang belum pernah terjadi selama lebih dari satu dekade terakhir.
Situasi internal klub yang kian memburuk yang membuka kesempatan bagi Sheikh Jassim untuk kembali masuk ke dalam bursa pengambilalihan Manchester United.
Menurut Keith Wyness, mantan CEO Everton yang kini aktif sebagai konsultan sepak bola, sinyal ketertarikan dari Sheikh Jassim mulai menguat.
"Ada dua orang yang menghubungi saya menanyakan apakah Sheikh Jassim akan kembali masuk dalam persaingan," ujar Wyness kepada Football Insider.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football Insider