Daniil Medvedev. (Instagram/@medwed33)
Daniil Medvedev mencatat hasil yang fenomenal pada tahun ini dengan sembilan kali masuk final dalam turnamen ATP.
Dari sembilan kali melaju ke final, empat diantaranya berhasil dikonversikan menjadi gelar juara. Terakhir, Medvedev berhasil meraih gelar di turnamen bergengsi Shanghai Masters pada pekan lalu.
Namun kini menghadapi turnamen bergengsi lain, Kremlin Cup, Daniil Medvedev justru memilih mundur dengan satu alasan, kelelahan.
"Saya hanya merasa saya kelelahan, baik secara fisik maupun mental. Saya tidak bisa seratus persen siap untuk berkompetisi. Sebagai petenis profesional saya tidak bisa masuk lapangan dengan kondisi yang tidak seratus persen siap untuk bertanding," ujar Medvedev.
Wajar rasanya jika dilihat dari kepadatan turnamen sejak bulan Agustus, Medvedev tak memiliki jadwal istirahat penuh, ia harus menjalani tur dari satu negara ke negara lain mulai dari Amerika, Kanada, Rusia hingga Tiongkok.
Kremlin Cup sebenarnya juga masuk daftar incaran Medvedev pada tahun ini. Apalagi pada turnamen ini ia selalu memiliki grafik yang meningkat sejak empat tahun terakhir.
"Saya merasa sedih, Selama empat musim secara beruntun, saya turun di Moskow dengan hasil yang terus meningkat tiap tahunnya. Tapi inilah olahraga, saya tidak punya pilihan," ujarnya.
Absennya Medvedev di Rusia sepertinya akan dimanfaatkannya untuk mengembalikan kebugarannya jelang turnamen bergengsi lain ATP Finals yang akan diselenggarakan di London pada 10-17 November mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: