Ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengalahkan rekan senegara Kevin Sanjaya/Marcus Gideon di babak 16 besar Denmark Open 2021 dengan skor 17-21, 21-17, 23-21. Bagas/Fikri pun tak menyangka bisa mengalahkan Kevin/Marcus yang merupakan unggulan pertama di ajang tersebut.
Bagas/Fikri menundukkan unggulan teratas itu lewat rubber game 17-21, 21-17, 23-21 dalam pertandingan selama 48 menit di Odense Sport Park.
Baca Juga: Kejutan! Marcus/Kevin Kalah di 'Perang Saudara' dan Tersingkir di 16 Besar Denmark Open
"Bisa mengalahkan Kevin/Marcus rasanya senang dan tidak menyangka. Di latihan pun kami belum pernah menang lawan mereka," kata Bagas lewat keterangan resmi PBSI.
Dalam pertemuan perdana mereka di lapangan turnamen hari ini, ganda putra peringkat 41 dunia ini kehilangan skor di gim pertama meski sudah berusaha menyamakan kedudukan.
Bagas/Fikri baru menaikkan levelnya di gim kedua dan mampu mengimbangi perolehan poin dari seniornya. Meski bersusah payah, namun Bagas/Fikri bisa menyamakan kedudukan 1-1 di akhir gim kedua.
Persaingan antara Bagas/Fikri dan Kevin/Marcus semakin meruncing di gim penentu. Kedua pasangan saling kejar mengejar poin demi poin demi mengukuhkan keunggulan.
Jelang gim poin, Bagas/Fikri yang sudah unggul dengan skor 20 harus menahan selebrasinya karena Minions kembali mengejar. Kepastian mereka menuju perempat final pun terjadi saat Bagas/Fikri sukses mencetak dua poin berturut-turut untuk mengunci kemenangan.
"Hari ini kami main tanpa beban, lepas saja. Yakin dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Fikri.
Di babak delapan besar, Bagas/Fikri akan melawan ganda putra tuan rumah, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang bertitel unggulan kedelapan.
Astrup/Rasmussen lolos ke perempatfinal Denmark Open setelah menyingkirkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan di babak 16 besar di hari yang sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: