Raoul Miguel Hadinoto resmi dipecat dari Rajawali Medan usai selalu kalah dalam 9 laga.
INDOZONE.ID - Rajawali Medan resmi memecat Raoul Miguel Hadinoto dari kursi pelatih kepala usai mengalami sembilan kekalahan beruntun sejak awal musim IBL 2025.
Kekalahan ini menempatkan Rajawali di dasar klasemen dengan rekor 0-9.
Melansir laman IBL, Kamis (20/2/2025) mereka menjadi tim dengan start terburuk sejak era home-and-away dimulai pada 2024.
Namun, jika berbicara soal rekor kekalahan beruntun, Rajawali masih belum menyentuh rekor terburuk. Pacific Caesar Surabaya musim lalu sempat mengalami 12 kekalahan berturut-turut.
Hanya saja, jika Rajawali tidak segera bangkit dan kalah empat laga lagi, mereka bisa menyamai rekor buruk tersebut.
Baca Juga: Rakeem Christmas Bersinar di IBL, Statistiknya Melonjak Bersama Hangtuah
Berdasarkan statistik, Rajawali sebenarnya bukan tim terburuk di liga. Mereka mencatat rata-rata 68,1 poin per game, lebih baik dari Bima Perkasa Jogja dan Satya Wacana Salatiga.
Dalam urusan rebound, mereka berada di peringkat ke-12 dengan 37,9 rebound per game. Untuk assist, mereka bahkan ada di posisi ke-10 dengan rata-rata 17,8 assist per game.
Baca Juga: Michael Qualls Makin Tak Terbendung, Jadi Raja Poin Pekan Ke-6 IBL 2025
Namun, masalah terbesar Rajawali ada di selisih poin. Mereka mencatat margin kekalahan tertinggi di liga, dengan rata-rata -15,9 poin per pertandingan.
Meski begitu, tidak semua laga mereka berakhir dengan hasil buruk. Dalam dua pertandingan terakhir, mereka hanya kalah dengan selisih di bawah lima poin.
Kini, manajemen Rajawali Medan tengah mencari pelatih baru untuk mengarungi sisa musim IBL 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IBL Indonesia