Rabu, 02 JULI 2025 • 14:26 WIB

Frustrasi, Damien Comolli Minta Juventus Belajar Lagi untuk Jadi Klub Pemenang

Author

Manuel Locatelli dari Juventus merayakan gol pertama timnya. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

INDOZONE.ID - Direktur Juventus, Damien Comolli, frustrasi dengan performa timnya usai tersingkir dari Piala Dunia Antarklub 2025. Juventus gugur setelah kalah tipis 0-1 dari Real Madrid di babak 16 besar.

Menilik kekalahan itu, dia menegaskan timnya perlu mempelajari lagi cara untuk menjadi klub pemenang yang disegani seperti dulu. Diketahui, performa Juventus dalam beberapa musim terakhir ini memang naik-turun.

Baca juga: Fluminense Taklukkan Inter Milan, Thiago Silva Kenang Masa Indahnya Bersama AC Milan

Dua pemain Juventus saat menjaga pergerakan Kylian Mbappe saat laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub melawan Real Madrid (Marco Bello/REUTERS)

"Saya melihatnya sebagai sedikit rasa frustrasi dan sedikit proses pembelajaran. Ada rasa frustrasi karena kami berharap bisa melangkah lebih jauh dan tim di babak pertama khususnya menunjukkan bahwa mereka punya kualitas untuk melangkah lebih jauh. Mungkin kami kurang beruntung karena melawan Real Madrid dan jika hasil imbang lebih mudah melawan tim lain, itu akan lebih baik," kata Comolli dalam wawancaranya yang dikutip dari Mediaset pada Rabu (2/7/2025).

Namun, Comolli juga menganggap kegagalan Juventus di Piala Dunia Antarklub, merupakan proses pembelajaran bagi dirinya dan tim secara keseluruhan.

"Pada saat yang sama, ini adalah proses pembelajaran yang hebat, saya belajar banyak tentang cara bekerja dengan staf pelatih dan bagaimana para pemain berfungsi sebagai sebuah tim. Sekarang kami harus mundur dari kompetisi, saya pikir kami telah belajar banyak, tetapi saat ini perasaan saya adalah frustrasi," tutur pria berusia 52 tahun itu menambahkan.

Lebih lanjut, Comolli juga mengatakan, pihaknya telah menganalisis tim dengan data sebelum mengikuti Piala Dunia Antarklub 2025. Ia menyebut para pemain Juventus perlu memahami soal seberapa hebat mereka. 

Baca juga: Jadwal Timnas Putri Indonesia vs Pakistan di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026

"Kami menganalisis tim dengan data sebelum mengikuti turnamen dan ini adalah tim yang terdiri dari pemain-pemain yang sangat kuat. Para pemain itu perlu memahami seberapa hebat mereka, dan para pemain itu perlu memahami bahwa mereka bisa menang. Sebagai sebuah klub, kami perlu belajar kembali cara menang," tutur Comolli melanjutkan.

"Saya rasa itu akan menjadi tujuan saya dan tujuan pelatih untuk beberapa bulan ke depan. Kami tidak berbicara tentang kasus-kasus individual, yang kami inginkan adalah membuat tim lebih kuat di bursa transfer berikutnya, di setiap bursa transfer. Kemudian para pemain, mereka yang datang dan mereka yang sudah ada di sini, perlu memahami bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menang. Saya 100 persen yakin dengan hal ini," tuturnya lagi.

Sementara itu, Dusan Vlahovic menghabiskan waktu sepanjang pertandingan di bangku cadangan, bersama dengan Timothy Weah dan Samuel Mbangula yang masuk dalam daftar jual Juventus, tapi Comolli menolak untuk berkomentar mengenai pemain tersebut.

"Ini bukan saatnya untuk membicarakan kasus per kasus. Kami mencoba mencerna rasa frustrasi dan kekecewaan karena kalah hari ini. Obsesi kami setiap hari adalah menjadi lebih baik, meningkatkan tim, meningkatkan pemain yang ada di sini dalam waktu tiga minggu saat kami memulai pra musim dan meningkatkan dengan pemain yang lebih berkualitas," ujar Comolli.



Juventus memang kehilangan taringnya dalam beberapa musim terakhir. Bahkan, Juventus terakhir meraih trofi pada musim 2023/2024 dengan menjuarai Coppa Italia.

Sejak musim itu, Juventus seakan masih mencari jati dirinya kembali sebagai salah satu tim besar Eropa. Patut ditunggu, aksi Juventus pada musim 2025/2026. 

Bagaimana pendapat kamu para penggemar Juventus?




                

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Football Italia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU