INDOZONE.ID - Kapten Timnas Indonesia U-23, Kadek Arel, menggambarkan karakter Pelatih Gerald Vanenburg dengan dua kata, yaitu tegas dan disiplin.
Ya, dua kata itu yang tergambar di kepala Kadek Arel. Pemain Bali United itu merasakan bagaimana tegas dan disiplinnya Gerald kala mentas di Piala AFF U-23 2025.
Dalam turnamen kelompok umur itu, Timnas Indonesia U-23 gagal menjadi juara usai kalah 0-1 dari Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
“Yang paling berkarakter itu tegas dan disiplin,” kata Kadek kepada awak media, termasuk INDOZONE, Selasa (5/8/2025).
Menurut Kadek yang pernah dilatih oleh beberapa juru taktik ternama, setiap pelatih punya karakter masing-masing, terutama Gerald.
“Ya bagi saya semua pelatih pasti memiliki perbedaan karakter. Saya juga sering dilatih oleh berbagai pelatih yang ada di U-19 kemarin. Di Bali United juga,” kata Kadek.
Gerald Vanenburg Punya Pengalaman Mumpuni di Dunia Sepak Bola
Gerald bukan sosok sembarangan di dunia sepak bola. Bersama Belanda, ia pernah menjuarai Piala Eropa 1988 sebagai pemain.
Setelah pensiun, ia lebih banyak berkecimpung pada tim muda, seperti salah satunya Ajax Amsterdam (U-17, U-18, U-21) saat menjadi Technical Coach selama tiga tahun dari Agustus 2020 sampai Mei 2023.
Menilik sepak terjang Gerald, Kadek bersyukur dilatihnya di Timnas Indonesia U-23. Ia menilai para pemain muda Indonesia bisa belajar banyak dari Gerald.
“Dan kita sebagai pemain muda juga sangat cocok dengan Coach seperti beliau coach Gerald. Dan itu juga adalah bagian dari proses perjalanan kita sebagai pemain muda. Dan, kita bisa belajar banyak di Coach Gerald,” kata Kadek.
Siap Bangkit dari Kegagalan di Piala AFF U-23 2025
Sementara itu, kegagalan di Piala AFF U-23 2025 jadi pelajaran berarti bagi para pemain Timnas Indonesia U-23.
Salah satu kelemahan Timnas Indonesia U-23 adalah kesulitan menembus sepertiga akhir lawan. Lalu, ketajaman di depan gawang lawan pun jadi masalah bagi Timnas Indonesia U-23.
Kelemahan-kelemahan itu harus diperbaiki sebelum mentas di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Diketahui, Garuda Muda tergabung di Grup J bersama Korea Selatan (Korsel), Makau, dan Laos.
“Dan, tentu itu juga cukup, pasti berpengaruh pada mental kita. Tapi, kita pasti bakal bounce back untuk kita beralih fokus ke (kualifikasi) Piala Asia (U-23 2026) nanti. Dan, coach Gerald juga menyampaikan kepada kita untuk terus jaga kondisi untuk kita persiapan di Kualifikasi Piala Asia (U-23 2026) nanti,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan