INDOZONE.ID - Media Vietnam kembali menyoroti rencana Timnas Indonesia yang tetap menunjukkan ambisi di Asia Tenggara. Timnas Indonesia pernah membuat Vietnam terpukul usai mengalahkan mereka dua kali berturut-turut dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, keunggulan itu tak berlangsung lama. Vietnam berhasil membalas dengan cara yang menyakitkan bagi Skuad Garuda.
Baca juga: Persiapan Kualifikasi Piala Dunia, Kenapa Timnas Indonesia Justru Pilih Main Kandang?
Momen kebangkitan Vietnam dimulai di Piala AFF 2024. Kala itu, Timnas Indonesia harus tersingkir setelah kalah dari tim asuhan Kim Sang-sik.
Rasa sakit makin mendalam saat Timnas Indonesia U-23 Indonesia kembali dikalahkan di final Piala AFF U-23 2025 yang digelar di kandang sendiri.
Medali Emas Kembali Jadi Target di SEA Games 2025
Meski sempat terpukul, Indonesia tak ingin larut dalam kekecewaan. PSSI langsung bergerak cepat untuk membenahi skuad. Fokus utama kini tertuju pada perburuan medali emas di ajang SEA Games ke-33 pada 2025.
Salah satu keputusan penting yang diambil, adalah menghentikan sementara kompetisi Super League 2025/2026 selama SEA Games berlangsung.
Kebijakan ini bertujuan agar pemain Timnas Indonesia U-23 dapat fokus penuh membela negara tanpa terganggu jadwal klub.
Langkah tersebut langsung menjadi sorotan media Vietnam, Soha, yang menyoroti Timnas Indonesia U-23 mulai mengambil langkah tegas demi menebus kekalahan sebelumnya.
"Setelah dua kali kalah dari pelatih Kim Sang-sik, Timnas Indonesia akan melakukan rencana besar-besaran menuju SEA Games ke-33," tulis media tersebut.
Selain menyetop liga sementara, PSSI juga disebut tengah mempertimbangkan pelatih yang memiliki pengalaman luas di kompetisi Asia Tenggara.
Nama Indra Sjafri pun kembali mencuat sebagai kandidat kuat pelatih kepala untuk memimpin Garuda Muda di SEA Games 2025. Ia punya pengalaman oke karena pernah membawa Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023.
Timnas Indonesia U-23 Berbenah, Vietnam Waspada
Meski Vietnam kini mendominasi beberapa rekor pertemuan terakhir, Timnas Indonesia U-23 tetap jadi pesaing utama di Asia Tenggara.
Dengan persiapan lebih panjang dan fokus penuh, peluang untuk membalas kekalahan terbuka lebar.
SEA Games 2025 akan menjadi ajang pembuktian sekaligus kesempatan bagi Timnas Indonesia U-23 untuk bangkit.
Baca juga: Jens Raven Top Skor Piala AFF U-23 2025, Media Vietnam Nilai Format Turnamen Tak Adil
Dengan keputusan strategis dari PSSI serta kemungkinan hadirnya pelatih berpengalaman, Timnas Indonesia U-23 tampaknya tidak main-main menghadapi turnamen mendatang.
Vietnam pun mulai ketar-ketir melihat keseriusan langkah yang diambil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Soha