Kamis, 07 AGUSTUS 2025 • 15:59 WIB

Media Vietnam Ragu Timnas Indonesia Tak Akan Ketergantungan Pemain Naturalisasi

Author

Timnas Indonesia saat pertandingan melawan Australia (Instagram @jayidzes)

INDOZONE.ID - Pernyataan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, soal arah pembinaan Timnas Indonesia menjadi bahan perbincangan media Vietnam, Soha.

Erick Thohir menyampaikan bahwa ke depannya, Timnas Indonesia tidak akan terus bergantung pada pemain naturalisasi.

Ketum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers. (PSSI)

Namun, janji tersebut dinilai bertolak belakang dengan kondisi saat ini. Pasalnya, Timnas Indonesia masih mengandalkan pemain naturalisasi di berbagai turnamen, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Komitmen Erick Thohir Dipertanyakan Media Vietnam

Performa Timnas Indonesia yang sukses menembus Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, membuat nama Skuad Garuda kembali diperhitungkan.

Di bawah arahan pelatih baru, Patrick Kluivert, Timnas Indonesia membawa harapan untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Untuk memperkuat tim dalam waktu singkat, naturalisasi para pemain keturunan menjadi jalan yang dipilih.

Baca juga: Erick Thohir Sebut Ada 2 Pemain Baru yang Akan Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia, Siapa Mereka?

Meski bukan hal baru, langkah ini tetap menuai sorotan, terutama dari media Vietnam.

"Ketua PSSI, Bapak Erick Thohir, berjanji bahwa timnas muda Indonesia tidak akan bergantung pada pemain naturalisasi karena hal ini dapat berdampak negatif pada pembinaan sepak bola usia dini," tulis media Vietnam, Soha.

Antara Janji dan Realita di Lapangan

Meski ada janji untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemain naturalisasi, media Vietnam mempertanyakan konsistensi pernyataan Erick.

Mereka menilai Timnas Indonesia masih membutuhkan tambahan dari pemain keturunan untuk bersaing untuk bersaing di level tertinggi, terutama Asia.

Baca juga: Erick Thohir Pastikan PSSI Cari Pelatih Jepang Untuk Timnas Putri, Syarat Wajib Fasih Bahasa Inggris!

"Meski begitu, Bapak Erick Thohir tetap menyebut bahwa pemain naturalisasi dibutuhkan agar timnas mampu bersaing, terutama karena banyak pemain lokal yang justru merumput di luar negeri," lanjut laporan Soha.

Melihat kebutuhan tim saat ini dan target menuju Piala Dunia 2026, tampaknya proyek naturalisasi belum akan berhenti dalam waktu dekat. Sebab, naturalisasi memang bertujuan memaksimalkan momentum berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Meskipun pembinaan pemain muda tetap menjadi fokus jangka panjang, realita di lapangan menunjukkan Timnas Indonesia masih memerlukan kekuatan tambahan dari pemain naturalisasi demi bersaing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Soha

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU