INDOZONE.ID - Son Heung-min baru-baru ini akui bahwa bergabung dengan klub MLS, LAFC ternyata bukan pilihan utamanya setelah hengkang dari Tottenham Hotspur.
Diketahui, Son Heung-min telah resmi akhiri 10 tahun kariernya bersama Tottenham Hotspur, dan memutuskan untuk hengkang ke MLS dengan memecahkan rekor transfer sebesar 20 juta Pounds (Rp436 miliar).
Pemain berusia 33 tahun itu baru saja kirim salam perpisahan kepada rekan-rekannya serta para penggemar Tottenham Hotspur pada pekan ini.
Laga terakhir Son bersama Tottenham adalah saat laga persahabatan melawan Newcastle United di Seoul, Korea Selatan pada 3 Agustus 2025 lalu. Saat itu, Tottenham bermain imbang 1-1 dengan The Magpies.
Baca juga: Media Vietnam Ragu Timnas Indonesia Tak Akan Ketergantungan Pemain Naturalisasi
Son sendiri telah diperkenalkan sebagai pemain baru LAFC beberapa hari setelah pertandingan tersebut, dan ia akan menandatangani kontrak dua tahun bersama LAFC.
Kendati begitu, Son Heung-min membuat pernyataan yang cukup mengejutkan saat acara perkenalannya sebagai pemain baru LAFC. Ia mengaku bahwa bergabung dengan klub asal Los Angeles itu bukanlah pilihan utamanya.
"Mereka sudah bekerja keras sekali untuk membawa saya ke sini dan bergabung dengan LAFC. Sejujurnya, itu bukan pilihan pertama saya," ujar Son Heung-min saat acara perkenalannya yang dikutip dari TalkSport pada Kamis (7/8/2025).
Meski begitu, Son Heung-min mengatakan bahwa manajer umum LAFC, John Thorrington adalah orang pertama yang menghubunginya saat musim berakhir, dan berhasil membuatnya berubah pikiran untuk memilih LAFC sebagai destinasi berikutnya.
Baca juga: Mees Hilgers Belum Laku Terjual, Dirtek FC Twente: Belum Ada Tawaran Serius
"Tapi John [Thorrington, manajer umum LAFC] adalah orang pertama yang menghubungi saya ketika musim berakhir dan dia mengubah pikiran saya, dia mengubah hati saya, mengubah pikiran saya," ujar mantan pemain muda Hamburger SV itu melanjutkan.
"Dia menunjukkan kepada saya tujuan di mana saya seharusnya berada. Sekarang saya di sini, saya sangat bahagia, saya sangat bersemangat," tutur kapten Timnas Korea Selatan itu menutup wawancaranya.
Son Heung-min sendiri juga diminati oleh klub Arab Saudi, Al Hilal, Al Nassr dan Al Qadsiah saat masa depannya bersama The Lilywhites masih menjadi spekulasi.
Baca juga: Sudah Capai Kesepakatan dengan Liverpool, Al Hilal Selangkah Lagi Dapatkan Darwin Nunez
Dia juga diminati oleh klub asal Turki yang mungkin akan menjadi opsi yang menarik baginya. Akan tetapi, ia akhirnya menjatuhkan pilihannya untuk bergabung dengan LAFC.
Son Heung-min sendiri merupakan salah satu pemain Asia terbaik sepanjang masa yang pernah dimiliki oleh Tottenham Hotspur, dibeli dari Bayer Leverkusen pada 2015 lalu, ia mampu menjadi andalan di lini serang klub asal London Utara itu.
Selama 10 musim membela Tottenham, Son telah mencatatkan 173 gol dalam 454 pertandingan bersama Tottenham Hotspur di semua kompetisi. Tak hanya itu, ia juga berhasil mempersembahkan gelar Liga Europa untuk Spurs di musim terakhirnya pada 2024/25.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TalkSport