INDOZONE.ID - Secara mengejutkan wakil Indonesia Janice Tjen lolos ke babak pertama US Open setelah di pertandingan kualifikasi utama berhasil mengalahkan wakil Jepang Aoi Ito dengan skor 6-1, 6-2.
Hasil tersebut membuat Janice Tjen akan bersaing di babak 128 besar dan akan bertanding dengan para ratu tenis terbaik di dunia.
Selain lolos ke babak pertama, karena Janice Tjen lolos di turnamen sekelas grand slam maka dia dipastikan telah mendapatkan uang hadiah sebesar USD 110 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar. Jumlahnya dapat bertambah jika terus lolos ke babak selanjutnya.
Perjalanan Janice Tjen Lolos ke US Open
Janice Tjen berhasil masuk babak kualifikasi menuju US Open setelah meraih runner up di 2 turnamen pemanasan sebelum US Open yaitu W75 Lexington dan W100 Landisville.
Di W75 Lexington, Janice Tjen hanya kalah dari Xiyu Wang dari China berperingkat 138 dunia. Di W100 Landisville, ia kalah dari Petra Marcinko dari Kroasia berperingkat 115 dunia.
Untuk lolos ke babak pertama US Open, Janice harus mengikuti tiga babak kualifikasi dan memenangkan seluruh pertandingan.
Pada babak pertama, Janice Then menang dengan skor 6-3 dan 6-1 melawan Varvara Lepchenko, yang merupakan petenis senior tuan rumah.
Sementara di babak kedua, Janice Tjen dengan susah payah berhasil mengalahkan Petenis Polandia Maja Chwalinska dengan skor 7-5,7-5.
Janice Tjen yang saat ini berada di peringkat 147 dunia akhirnya melaju ke babak kualifikasi utama untuk melawan Petenis Jepang berperingkat 82 dunia Aoi Ito.
Meskipun Aoi Ito di atas kertas unggul dari segi kemampuan dan pengalaman. Namun mental dan semangat Janice Tjen yang berapi-api malah membuatnya memenangkan pertandingan dengan mudah asal petenis Jepang tersebut.
Baca juga: Oliver Glasner Pastikan Kepindahan Eberechi Eze ke Arsenal
Janice Tjen Sejajarkan diri dengan Angelique Widjaja
Lolosnya Janice Tjen ke US Open membuatnya sejajar dengan legenda tenis Indonesia Angelique Widjaja yang pernah tampil sebagai tunggal putri di babak pertama US Open di tahun 2004.
Bahkan Janice Tjen digadang-gadang akan melampaui pencapaian Angelique Widjaja di masa depan.
Ia dianggap punya teknik serve dan pukulan forehand yang keras, punya kemampuan backhand dengan dua tangan dan slice, serta punya gerakan kaki yang lincah.
Hal ini tentu menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh para petenis yang bermain di turnamen sekelas grand slam.
Akhirnya Indonesia mempunyai wakil di level grand slam tenis single putri setelah 21 tahun lamanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Usopen.org