Jumat, 05 SEPTEMBER 2025 • 13:50 WIB

Goks Abis! Klub Estonia Ini Tanding Lawan Tim Cadangannya Sendiri di Laga Resmi, Kok Bisa?

Author

Logo klub Tallinna Kalev 

INDOZONE.ID - Lo pernah bayangin nggak, ketika lo lagi main Career Mode di EA FC 25 misalkan, terus tim utama lo dijadwalin tanding lawan tim cadangan lo sendiri di laga piala resmi? 

Pasti lo bakal mikir, "Ini bug atau gimana, sih?" Nah, ternyata di real life, hal super aneh dan kocak ini beneran kejadian, guys!

Melansir dari X @SweeperPod, terdapat sebuah pertandingan piala yang bisa dibilang paling unik musim ini baru aja digelar pada Rabu (3/9/2025) lalu di Estonia. 

Klub dari liga utama, Meistriliiga, yaitu Tallinna Kalev, harus berhadapan dengan Tallinna Kalev III, alias tim cadangan atau tim ketiga mereka sendiri.

Baca juga: Kalah 0-2 dari Slovakia, Posisi Julian Nagelsmann sebagai Pelatih Jerman Terancam!

Ini bukan laga persahabatan atau latihan bareng, ya, tapi pertandingan resmi di kompetisi piala nasional!

Pasti banyak yang garuk-garuk kepala, kan? Gimana ceritanya satu klub bisa lawan dirinya sendiri? Ternyata, ini bukan glitch di sistem sepak bola Estonia, tapi emang feature.

Di beberapa negara, terutama dalam format kompetisi piala (cup), aturannya lebih fleksibel. 

Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi tim-tim dari level yang lebih rendah, termasuk tim cadangan atau tim junior, untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya. Mereka didaftarkan sebagai entitas klub yang terpisah dalam undian piala.

Baca juga: Usai Mimpin Selama 25 Tahun, Daniel Levy Akhirnya Mundur dari Jabatan Sebagai Executive Chairman Tottenham Hotspur

Kejadian ini bahkan bukan yang pertama di Estonia musim ini. Sebelumnya, dua tim cadangan dari klub raksasa Flora Tallinn, yaitu tim U-21 dan tim U-18 mereka, juga sudah saling berhadapan di babak sebelumnya. 

Laga ini dimainkan pada 30 Juli lalu. Pemenangnya? Jelas, tim U-21, dong! Skornya nggak main-main, 12-1 untuk kemenangan Flora Tallinn U-21 vs Flora Tallinn U-18. 

Jadi, "perang saudara" kayak gini emang udah jadi hal yang lumrah di sana. Unik banget, kan?

Bisa bayangin nggak gimana suasana di ruang ganti sebelum tanding? Setengah tim kumpul di ruang ganti A, setengahnya lagi di ruang ganti B, padahal setiap hari mereka latihan di lapangan yang sama.

Baca juga: FIFA Mulai Sediakan 1 Juta Tiket Pertandingan Piala Dunia 2026, Harga Mulai Rp975 Ribu

Pertandingan ini jadi semacam ajang adu gengsi internal. Buat tim utama, ini adalah kesempatan buat nunjukkin siapa bosnya. 

Kalah dari tim cadangan sendiri? Wah, bisa jadi bahan ledekan setahun penuh! Sebaliknya, buat para pemain di tim ketiga, ini adalah panggung impian. 

Mereka bisa main nothing to lose dan berusaha keras buat nunjukkin skill di depan pelatih tim utama. Siapa tahu ada yang nyantol dan dipromosikan, kan?

Kalau lo pikir ceritanya udah aneh, tunggu dulu. Ada satu lagi plot twist yang bikin pertandingan ini makin goks. 

Baca juga: Persipare Parepare U-13 Ukir Sejarah, Lolos 16 Besar Piala Soeratin 2025!

Tim Tallinna Kalev III mendaftarkan nama Jari Litmanen, legenda sepak bola asal Finlandia yang kini berusia 54 tahun, untuk ikut bermain di laga ini.

Buat yang belum tahu, Jari Litmanen ini bukan orang sembarangan. Dia adalah legenda Ajax Amsterdam, pernah main untuk Barcelona dan Liverpool, dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Finlandia. 

Entah ini cuma buat seru-seruan, strategi marketing, atau Litmanen emang beneran mau nostalgia main bola lagi, yang jelas kehadirannya bikin laga "aneh" ini jadi sorotan dunia.

Laga tersebut sudah jelas dimenangkan oleh tim senior Tallinna Kalev dengan skor telak 8-1. Michael Udebuluzor dan Raiko Ilves dari tim senior masing-masing mencetak brace di laga ini. 

Baca juga: Jeremy Doku Ungkap Penyebab Manchester City Loyo di Awal Musim Premier League, Pemain Capek?

Gol semata wayang tim cadangan Tallinna Kalev dicetak oleh Silver Rasmus Kubensky di menit 35. Pertanyaannya adalah apakah Rasmus Kubensky ini bisa dapat "jatah" main di tim senior berkat penampilannya?

Jadi, kalau ada yang bilang sepak bola modern itu ngebosenin dan cuma soal duit, kasih lihat aja cerita dari Estonia ini. 

Di sudut kecil Eropa, sepak bola masih bisa menyajikan kisah-kisah unik, lucu, dan super random yang bikin kita makin cinta sama olahraga ini. 

Gimana menurut lo? Kalo hal ini diterapin di Indonesia, apakah bakal lucu atau malah keren.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X @SweeperPod

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU