INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan rencana untuk menambahkan variasi permainan dengan lemparan jauh, dan bola-bola panjang menjelang Piala Dunia 2026.
Timnas Inggris baru saja meraih kemenangan keempat mereka di Grup K, usai mengalahkan Andorra dengan skor 2-0 di Villa Park, Sabtu (6/9/2025).
Meski mencatat hasil positif, permainan The Three Lions dinilai masih jauh dari kata meyakinkan. Mereka kesulitan menembus pertahanan rapat tim peringkat 174 dunia tersebut.
Baca juga: Thomas Tuchel: Tidak Ada Alasan, Para Pemain Timnas Inggris Harus Buktikan Diri Lawan Serbia
Gol pertama Inggris tercipta lewat gol bunuh diri pemain Andorra di babak pertama. Baru pada menit ke-67, Declan Rice berhasil menggandakan keunggulan lewat sundulan yang memastikan tiga poin untuk tuan rumah.
Tuchel Kembali ke Strategi Klasik
Thomas Tuchel, yang menggantikan Gareth Southgate pada Oktober tahun lalu menilai, detail-detail kecil dalam permainan bisa menjadi pembeda.
Ia pun berencana menghidupkan kembali cara-cara klasik dalam sepak bola modern.
“Saya sudah bilang: lemparan ke dalam panjang kembali jadi senjata, tapi kami tidak punya banyak waktu,” ujar Tuchel kepada wartawan.
Baca juga: Thomas Tuchel Tegaskan Mason Greenwood Tidak Masuk Rencana Kembali ke Timnas Inggris
“Ketika tiba di Piala Dunia, detail-detail seperti ini sangat penting. Kami akan bicara soal lemparan jauh, tendangan kiper langsung ke depan, bukan hanya membangun serangan dari belakang,” tambahnya.
Menurut Tuchel, waktu persiapan yang terbatas membuat Timnas Inggris tidak bisa langsung melatih semua variasi permainan.
Namun, ia menegaskan, lemparan jauh dan bola panjang akan menjadi bagian penting dari strategi timnya di Piala Dunia 2026.
Fokus ke Laga Selanjutnya
Setelah kemenangan atas Andorra, fokus Inggris kini beralih ke laga berikutnya. The Three Lions akan menghadapi Serbia di Beograd pada Selasa (9/9/2025).
Laga ini diprediksi akan menjadi ujian yang lebih berat, mengingat Serbia dikenal memiliki fisik kuat dan gaya bermain agresif.
Baca juga: Rumah Pemain Timnas Ukraina, Heorhiy Sudakov, Rusak Akibat Serangan Drone Rusia di Kyiv
Dengan strategi baru yang sedang disiapkan, Tuchel berharap, Inggris bisa tampil lebih tajam dan tidak hanya mengandalkan pola serangan pendek.
Detail-detail kecil seperti lemparan jauh dan bola panjang, diyakini bisa menjadi senjata tambahan untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di Piala Dunia 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FA England