Selasa, 09 SEPTEMBER 2025 • 13:30 WIB

4 Respons Pemain Timnas Indonesia Usai Imbang 0-0 dengan Lebanon: Kritik Permainan “Kotor” Lawan!

Author

Timnas Indonesia sebelum lawan Lebanon. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

INDOZONE.ID - Timnas Indonesia imbang 0-0 dengan Lebanon di FIFA Matchday September 2025, yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin 8 September 2025, malam WIB. 

Hasil imbang itu cukup mengecewakan karena Skuad Garuda sejatinya mendominasi jalannya pertandingan.

Tim asuhan Patrick Kluivert menggempur pertahanan Lebanon sejak menit pertama. Meski begitu, pertahanan Timnas Indonesia juga sempat terancam oleh serangan balik Lebanon.

Tak ayal, sepanjang pertandingan, Timnas Indonesia berusaha membobol gawang Lebanon seraya berhati-hati terhadap serangan balik lawan.

Sayangnya, hingga pertandingan berakhir, Timnas Indonesia harus puas dengan skor kacamata. Sebelum lawan Lebanon, Timnas Indonesia menang 6-0 atas Taiwan.

Baca juga: Kapten Lebanon Minta Maaf karena Main “Kotor” saat Lawan Timnas Indonesia, Begini Katanya!

Lantas, bagaimana respons pemain Timnas Indonesia atas hasil imbang kontra Lebanon. Simak ulasannya di bawah, yah!

4 Respons Pemain Timnas Indonesia Usai Imbang 0-0 dengan Lebanon

1. Timnas Indonesia Petik Hal Positif dari Hasil Imbang Kontra Lebanon

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dicekik pemain Lebanon. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menilai tetap ada hal positif dari hasil imbang kontra Lebanon.

Menurutnya, pertandingan kontra Lebanon jadi modal berharga sebelum tampil di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Diketahui, di Putaran Keempat, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama tim-tim Timur Tengah, yaitu tuan rumah Arab Saudi dan Irak.

Baca juga: Kapten Lebanon Minta Maaf karena Main “Kotor” saat Lawan Timnas Indonesia, Begini Katanya!

Karena Lebanon juga berasal dari Timur Tengah, pertandingan semalam jadi ajang belajar bagi Timnas Indonesia.

"Kami benar-benar mempersiapkan diri untuk bulan depan. Dua pertandingan ini sangat bagus untuk kami, terutama pertandingan terakhir ini. Malam ini adalah latihan yang sangat bagus bagi kami untuk bulan depan," kata Jay Idzes, dikutip dari ANTARA, Selasa (9/9/2025).

"Anda bisa melihatnya di mata para pemain. Anda benar-benar bisa melihatnya. Kami melangkah di lapangan, apa yang kami lakukan di luar lapangan," tambahnya.

2. Timnas Indonesia Bisa Main dengan Banyak Sistem

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, melawan Lebanon. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jay Idzes pun mengomentari perubahan formasi Timnas Indonesia, dari tiga bek pada era Shin Tae-yong ke empat bek bersama Patrick Kluivert.

Menurut Jay Idzes, perubahan formasi itu bukan masalah besar. Sebab, Timnas Indonesia punya komposisi pemain yang dapat menjalankan sistem permainan dengan formasi apa pun.

"Saya rasa kami punya banyak kualitas di tim ini. Kami bisa memainkan banyak sistem. Kalau mau, kami juga bisa bermain dengan formasi 10-1. Semua pemain bertahan. Sebab, kami punya banyak pemain bertahan. Saya bercanda,” jelasnya.

"Kami punya banyak pemain yang mungkin bermain di posisi yang sama. Tapi itu salah satu hal baiknya, menurut saya. Karena seperti ini, kami bisa mengubah sistem kalau mau. Dan seperti kata pelatih, kami tidak akan terlalu banyak bicara tentang bagaimana kami akan bermain. Jadi, biarkan semua orang melihat saja," ungkap Jay Idzes.

Baca juga: Suporter Timnas Indonesia Meninggal Dunia saat Skuad Garuda vs Lebanon, Erick Thohir Turut Berdukacita

3. Timnas Indonesia Ingin Menang meski Cuma Uji Coba

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, melawan Lebanon. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Lalu, hasil imbang dengan Lebanon juga membuat Jay Idzes sedikit mengecewakan. Sebab, menurut bek tengah Sassuolo itu, Timnas Indonesia ingin memenangkan setiap pertandingan, termasuk uji coba.

"Tidak ada pertandingan persahabatan, maaf. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan. Kami ingin mendominasi. Tentu saja, kami masih harus belajar banyak," ungkap Jay Idzes.

"Kami masih tim baru. Staf baru, tentu saja, kami memiliki beberapa pemain baru di tim untuk beberapa pertandingan pertama. Tapi kami benar-benar punya rencana, kami punya visi. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan," tegasnya.

4. Kritik Permainan “Kotor” Lebanon

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bersitegang dengan pemain Lebanon. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

Semalam, pertandingan memang didominasi oleh Timnas Indonesia. Lebanon lebih banyak bertahan, lalu mengandalkan serangan balik.

Baca juga: Komposisi Skuad Timnas Indonesia Sudah Tebal, Erick Thohir Ungkap Tak Ada Tambahan Pemain Baru

Tak cuma itu, Lebanon juga bermain keras sehingga lima pemain mereka mendapatkan kartu kuning. 

Karena permainan keras tersebut, bahkan para pemain Timnas Indonesia sempat terpancing. Jay Idzes pun mendapatkan kartu kuning saat adu argumen dengan pemain Lebanon.

Adu argumen antara Jay Idzes dan pemain Lebanon terjadi usai Marselino Ferdinan mendapatkan tekel keras. Untungnya, Marselino Ferdinan tak cedera karena tekel tersebut.

Timnas Indonesia sebelum lawan Lebanon. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

Saat pertandingan berakhir, tak ada pemain Timnas Indonesia yang menderita cedera. Itu kabar baik karena Skuad Garuda akan mentas di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

"Mereka punya rencana permainan,” jelas Jay Idzes.

"Saya juga memberi tahu mereka, saya hanya ingin pertandingan yang bersih. Kami memiliki dua pertandingan yang sangat penting bulan depan. Saya ingin semua orang tetap sehat. Jadi, kami berkata satu sama lain, mari kita jaga agar pertandingan tetap bersih,” jelasnya.

“Tapi ya, terkadang hal-hal terjadi. Dan menurut pendapat saya, terkadang itu tidak bersih. Dan itu penting bagi kami untuk tetap tenang," beber Jay Idzes.

Baca juga: Comeback Manis Marc Klok: Cetak Gol, Assist, dan Buktikan Layak Bela Timnas Indonesia

Sementara itu, pertandingan kontra Lebanon dan Taiwan sebelumnya, akan jadi modal bagi Timnas Indonesia untuk mentas di Grup B Putaran Keempat pada Oktober 2025.

Diketahui, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah Arab Saudi dan Irak. Diharapkan, Timnas Indonesia meraih hasil maksimal di Grup B sehingga lolos ke Piala Dunia 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU