INDOZONE.ID - Rasmus Hojlund kembali bangkit ke performa terbaiknya dalam laga debutnya bersama Napoli di ajang Serie A giornata ketiga, melawan Fiorentina pada Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. Laga tersebut berhasil dimenangkan Il Partenopei dengan skor 1-3.
Dalam pertandingan yang digelar di Artemio Franchi, Napoli mampu melanjutkan start positifnya di Serie A musim 2025/26. Mereka mampu meraih hasil maksimal di 3 giornata awal Serie A musim ini, sekaligus masih menjadi tim yang belum terkalahkan pada musim ini.
Di laga tersebut, Kevin de Bruyne berhasil membuka keunggulan untuk Napoli usai ia mencetak gol dari titik penalti saat laga masih berjalan 6 menit.
Kemudian, Napoli berhasil menambah keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Rasmus Hojlund di menit ke-14, yang disusul oleh gol Sam Beukema di menit ke-51. Sementara itu, satu-satunya gol Fiorentina dicetak oleh Luca Ranieri di menit ke-71.
Kemenangan Napoli atas Fiorentina membuat klub asal Naples itu masih menjadi pemuncak klasemen sementara Serie A musim ini, dengan koleksi 9 poin. Sementara itu La Viola kini berada di peringkat ke-13 dengan koleksi 3 poin.
Baca juga: Tembok Persipal Kokoh, Persipura Pulang dari Parepare Tanpa Gol
Antonio Conte merasa senang dengan kemenangan atas Fiorentina. Ia mengatakan bahwa timnya telah menunjukkan kesiapan dalam pertandingan melawan tim besutan Stefano Pioli itu. Bahkan, Conte mengaku bahwa timnya cukup mendominasi jalanya pertandingan.
"Kami menunjukkan bahwa kami siap. Ada sikap yang baik sejak awal, pertandingan ini kami dominasi, karena De Gea melakukan beberapa penyelamatan, jadi mustahil kami akan kesulitan di akhir," ujar Antonio Conte dalam wawancaranya yang dikutip dari Football Italia pada Minggu (14/9/2025).
"Para pemain tahu, seperti yang saya katakan kepada anak-anak saya, bagian mana yang perlu mereka perbaiki, apa yang saya suka dan tidak suka. Kami kebobolan satu gol dan kemudian mulai kesulitan. Ketika Anda bermain sebaik ini, Anda harus memastikan kemenangan dan menjaganya tetap ketat," tutur mantan pelatih Timnas Italia itu melanjutkan.
Tak hanya itu saja, Antonio Conte juga memuji penampilan Rasmus Hojlund di laga debutnya bersama Napoli. Diketahui, pemain Denmark itu dipinjamkan oleh Manchester United ke Napoli pada jendela transfer musim panas ini.
Baca juga: Mees Hilgers Belum Dimainkan FC Twente, Jan Streuer Panen Kritikan
Namun, setelah bergabung dengan juara bertahan Serie A musim lalu, justru pemain berusia 22 tahun itu langsung memberikan dampak signifikan bagi lini serang Napoli musim ini.
Oleh karena itu, Antonio Conte memuji kualitas Hojlund dan menyebut mantan penyerang muda Atalanta itu merupakan pemain yang memiliki prospek yang bagus di sepak bola Eropa.
"Hojlund baru berusia 22 tahun, kami mendapatkannya dari Manchester United, mengingat dia membawa keberuntungan bagi kami saat melakukan itu dengan McTominay. Kami tahu kualitasnya, dia punya potensi besar dan bisa berkembang. Anda bisa lihat dia pemain muda dengan prospek yang bagus," ujar Conte menambahkan.
Conte juga mengatakan bahwa Hojlund bisa berlari ke ruang kosong, sedangkan Lorenzo Lucca dan Romelu Lukaku mungkin bisa bermain lebih baik dalam menahan bola melawan tim yang bermain bertahan.
Baca juga: Calvin Verdonk Tegaskan Siap Berikan yang Terbaik untuk LOSC Lille
Lebih lanjut, mantan pelatih Chelsea itu juga membeberkan alasan Napoli untuk mendatangkan Hojlund adalah untuk menggantikan Romelu Lukaku, yang kemungkinan akan absen lama karena cedera hamstring. Selain itu, Conte juga mengaku bahwa ia perlu punya pemain yang bisa menguasai bola.
"Kami merekrut Hojlund untuk menggantikan Romelu, yang akan absen cukup lama. Napoli mengendalikan pertandingan hari ini, kami juga membutuhkan seseorang yang bisa menguasai bola, hal itu berlaku untuk semua tim yang ingin mendominasi pertandingan. Semua orang bermain baik malam ini, kami berkonsentrasi, membiarkan Fiorentina bergerak sangat sedikit dengan tekanan tinggi kami, yang menyebabkan mereka banyak masalah," kata Conte menjelaskan.
Conte juga membahas soal pertandingan melawan Fiorentina, ia merasa bahwa timnya seharusnya bisa mencetak banyak gol. Apalagi, dengan materi pemain Napoli yang cukup mewah dibandingkan skuad klub asal Firenze itu.
Baca juga: Altay Bayindir atau Senne Lammens yang Kawal Gawang MU di Derby Manchester, Ini Jawaban Ruben Amorim
"Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol melawan tim Fiorentina yang mencapai Final Liga Konferensi selama dua tahun berturut-turut, lalu semifinal di tahun ketiga, dan juga mencapai Final Coppa Italia. Kita berbicara tentang tim yang telah bertahun-tahun terstruktur dengan baik untuk bermain di beberapa turnamen, jadi mereka memiliki pemain-pemain yang sangat bagus. Saya pikir mereka diremehkan, jadi datang ke sini dan menang seperti ini seharusnya membuat kami merasa kuat," ujar pelatih berusia 55 tahun itu memaparkan.
"Pada saat yang sama, kita perlu melihat di mana kita bisa meningkatkan diri. Saya bukan seorang perfeksionis, tetapi saya lebih suka melihat gelas setengah kosong agar saya bisa fokus pada hal-hal yang perlu kita tingkatkan," tutupnya.
Di pertandingan berikutnya, Napoli akan menghadapi Manchester City di ajang Liga Champions pada Jumat (18/9/2025) dini hari WIB. Laga tersebut juga menjadi ajang reuni bagi Kevin de Bruyne dengan mantan timnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football Italia