Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 10:01 WIB

Perebutan Medali Emas Semakin Ketat, Para Fencing World Cup 2025, Ryo Afandi Tembus 6 Besar

Author

Para Fencing World Cup 2025 di GOR Indoor Manahan, Kota Solo. (sumber: NPC Indonesia)

INDOZONE.ID - Tim anggar kursi roda Indonesia kembali menorehkan kejutan pada hari kedua gelaran Para Fencing World Cup 2025 di GOR Indoor Manahan, Solo, Selasa (16/9/2025). Atlet Ryo Afandi berhasil finis di posisi keenam pada nomor sabre male senior individual B.

Ryo melangkah hingga babak delapan besar setelah mengalahkan wakil Jerman, Tim Widmaier, di fase grup. Namun, perjalanannya terhenti usai dikalahkan wakil Thailand.

Pelatih tim Indonesia, Firman Raflesio, tetap memberi apresiasi besar kepada sepuluh atlet yang tampil. Menurutnya, capaian Ryo dan kawan-kawan sudah melebihi ekspektasi, mengingat cabor ini baru kembali dipertandingkan sejak Peparnas XVII 2024 setelah enam tahun vakum.

“Secara hasil, ini sudah lebih dari harapan. Level kejuaraan ini setara atlet Paralimpiade, sedangkan kita baru mulai lagi setelah lama absen. Kemarin Sri Lestari bisa finis di peringkat sembilan, sekarang Ryo ada di posisi enam. Itu capaian luar biasa,” kata Firman.

Baca juga: Para Tenis Meja di Thailand, Indonesia Sukses Amankan Enam Medali

Ia menekankan bahwa pengalaman bertanding menjadi faktor utama yang membedakan atlet Indonesia dengan lawan-lawan dari negara lain.

“Olahraga para fencing membutuhkan jam terbang yang panjang. Ini baru langkah awal. Semoga setelah kejuaraan ini, atlet kita makin termotivasi untuk terus berkembang. Makin sering ikut turnamen, otomatis kemampuan juga meningkat,” jelasnya.

Selain bertanding, para atlet Indonesia juga mendapat kesempatan belajar dari atlet Paralimpiade dunia dengan mengamati langsung persiapan dan pertandingan mereka.

“Dengan sistem pertandingan yang menggunakan fase grup, atlet yang belum bertanding bisa menonton langsung lawan-lawannya. Kami memang mengarahkan mereka untuk memanfaatkan momen ini,” imbuh Firman.

Ke depan, target utama tim Indonesia ada di ASEAN Para Games 2025. NPC Indonesia menargetkan cabor anggar kursi roda mampu menyumbangkan dua medali emas.

“InsyaAllah kami optimistis. Dari event ini kita banyak belajar dan sudah mulai memetakan nomor-nomor potensial untuk raihan medali,” tutur Firman.

Dominasi Negara Asia di Hari Kedua

Tim anggar kursi roda Indonesia di Para Fencing World Cup 2025 di GOR Indoor Manahan, Kota Solo. (sumber: NPC Indonesia)

Pada hari kedua, Thailand berhasil menambah dua medali emas lewat Saysunee Jana yang tampil gemilang di nomor epee female senior individual B dan foil female senior individual B. Keduanya diraih setelah menundukkan atlet Korea Selatan, Eun Hye Cho, di final.

Kejutan juga terjadi di nomor foil female senior individual A. Wakil Hong Kong, Chui Yee Yu, sukses meraih emas setelah menyingkirkan peraih medali Paralimpiade Paris 2024. Di semifinal, ia mengalahkan atlet Korea Selatan, Hyo Kyeong Kwon, 15-8. Lalu di final, ia menundukkan wakil Spanyol, Judith Rodriguez Menendez, 15-9.

Keberhasilan ini melengkapi pencapaian rekan senegaranya, Yuen Hing Kwong, yang merebut emas di nomor sabre male senior individual A setelah menang tipis 15-14 atas Boonsiri Sanitmuanwai (Thailand).

Satu emas lainnya diraih wakil Korea Selatan, Eun Hwan Ryu, yang menang 15-11 atas Laurent Vadon (Prancis) di nomor sabre male senior individual B.

Hasil tersebut membuat tiga negara, yakni Thailand, Hong Kong, dan Korea Selatan, sama-sama mengoleksi dua emas. Sementara Jepang dan Prancis meraih satu emas. Pada hari ketiga, Rabu (17/9/2025), empat medali emas tambahan akan kembali diperebutkan oleh peserta dari 17 negara.

Baca juga: Jaga Asa Amankan Tiket Paralimpiade 2028, Indonesia Raih Enam Medali di World Boccia Cup 2025

Daftar Peraih Medali Hari Kedua Para Fencing World Cup 2025 (Selasa, 16/9/2025):

1.Foil Female Senior Individual B

  • Emas: Saysunee Jana (Thailand)
  • Perak: Eun Hye Cho (Korea Selatan)
  • Perunggu: Nga Ting Tong (Hong Kong), Irma Khetsuriani (Georgia)

2. Foil Female Senior Individual A

  • Emas: Chui Yee Yu (Hong Kong)
  • Perak: Judith Rodriguez Menendez (Spanyol)
  • Perunggu: Nino Tibilashvili (Georgia), Hyo Kyeong Kwon (Korea Selatan)

3. Sabre Male Senior Individual A

  • Emas: Yuen Hing Kwong (Hong Kong)
  • Perak: Boonsiri Sanitmuanwai (Thailand)
  • Perunggu: Serge Robin (Prancis), Maurice Schmidt (Jerman)

4. Sabre Male Senior Individual B

  • Emas: Eun Hwan Ryu (Korea Selatan)
  • Perak: Laurent Vadon (Prancis)
  • Perunggu: Visit Kingmanaw (Thailand), Sean Glass (Hong Kong)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release/NPC Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU