Manipulasi Laporan Keuangan Juventus, Andrea Agnelli dan Pavel Nedved Dijatuhi Hukuman Bersyarat
INDOZONE.ID - Hakim Anna Maria Gavoni, pada Senin 22 September 2025, menyetujui kesepakatan pembelaan bagi mantan petinggi Juventus, termasuk mantan Presiden Andrea Agnelli, terkait kasus manipulasi laporan keuangan yang menyeret klub asal Turin tersebut.
Hakim Anna Maria Gavoni menjatuhkan vonis 1 tahun 8 bulan penjara untuk Agnelli dan 1 tahun 2 bulan untuk Pavel Nedved, mantan Wakil Presiden Juventus.
Meski begitu, hukuman itu ditangguhkan sehingga keduanya tidak perlu menjalani masa tahanan.
Baca juga: Andrea Agnelli dan Pavel Nedved Mundur dari Juventus, Ada Apa Ya?
Dalam hukum Italia, kesepakatan pembelaan ini juga tidak otomatis berarti para terdakwa mengaku bersalah.
Selain vonis terhadap kedua mantan petinggi, pengadilan juga menjatuhkan denda sebesar 156 ribu Euro kepada Juventus, sebagai bagian dari keputusan tersebut.
Kasus Maurizio Arrivabene Dibatalkan
Sementara itu, mantan CEO Juventus, Maurizio Arrivabene, terbebas dari kasus setelah hakim memutuskan untuk membatalkan tuntutan terhadap dirinya.
Kasus manipulasi laporan keuangan ini berawal dari dugaan penyimpangan dalam pencatatan transfer pemain dan pengaturan gaji saat pandemi COVID-19.
Baca juga: Novak Djokovic Dicap Bodoh karena Ngotot Tolak Vaksin Covid-19
Jaksa penuntut awalnya mengajukan tuntutan di Turin, markas Juventus. Akan tetapi, perkara kemudian dipindahkan ke Roma pada 2023 lalu.
Dampak Kasus terhadap Juventus
Pada Juni lalu, Agnelli bersama terdakwa lain mengajukan permintaan penyelesaian lewat kesepakatan pembelaan.
Langkah itu diambil setelah jaksa berusaha membawa kasus ke pengadilan dengan tuduhan serius, mulai dari manipulasi pasar saham hingga penggunaan faktur palsu.
Sepanjang proses hukum, baik Agnelli maupun pihak Juventus, selalu membantah tuduhan.
Baca juga: Presiden PSG Murka! Juventus Diberi Peringatan Setelah Batal Permanenkan Randal Kolo Muani
Meski demikian, klub yang terdaftar di bursa saham Milan itu, sudah lebih dulu membayar denda dalam kesepakatan terpisah dengan otoritas sepak bola Italia.
Imbasnya, Juventus sempat mengalami pengurangan poin di Serie A musim 2022–2023 dan dijatuhi larangan tampil di kompetisi Eropa selama semusim.
Kasus ini menjadi salah satu skandal keuangan terbesar dalam sejarah klub yang pernah mendominasi sepak bola Italia tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football Italia