INDOZONE.ID - Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers sejauh musim 2025/26 belum dimainkan sama sekali oleh FC Twente.
Sikap FC Twente untuk tak memainkan Mees Hilgers menimbulkan perdebatan oleh beberapa pihak.
Diketahui, FC Twente sendiri melalui direktur tekniknya Jan Streuer sebelumnya mengultimatum Mees Hilgers bahwa ia harus perpanjang kontrak terlebih dulu jika ingin kembali bermain di tim utama.
Tentu saja, hal ini membuat direktur Asosiasi Pemain Belanda (VVCS), Louis Everard mengkritik kebijakan FC Twente soal situasi yang dialami oleh Mees Hilgers.
Baca juga: Arne Slot Bantah Liverpool Buang-Buang Waktu saat Menang 2-1 Lawan Everton
Menurutnya, tindakan FC Twente terhadap pemain berusia 24 tahun itu merupakan bentuk perundungan serta diskriminasi.
Louis Everard juga menilai bahwa klub berjuluk The Tukkers itu telah menyalahgunakan kekuasaan mereka. Hal itu diungkapkan oleh Everard dalam wawancaranya bersama Voetbal Primeur.
"Sepertinya klub (FC Twente) menyalahgunakan kekuasaannya. Dia(Hilgers) tidak pernah bermain sampai kontraknya diperpanjang. Ini sebenarnya sejenis perundungan. Ini tidak sesuai dengan lingkungan kerja yang baik," ujar direktur VVCS, Louis Everard yang dikutip dari Voetbal Primeur pada Rabu (24/9/2025).
Polemik antara Mees Hilgers dan FC Twente sudah terjadi sejak musim panas lalu, yang mana pemain kelahiran Amersfoort itu mengutarakan keinginannya untuk hengkang.
Baca juga: Meski Bersinar di Barcelona, Cara Marcus Rashford Pergi dari Manchester United Dianggap Memalukan
Mees sendiri memang sempat dirumorkan dengan beberapa klub mulai dari Valencia, Feyenoord dan bahkan klub Liga Inggris, Crystal Palace juga meminati pemain berdarah Manado itu.
Palace sendiri saat itu dirumorkan ingin mendatangkan Mees Hilgers karena mereka ingin mencari suksesor Marc Guehi yang saat itu santer dirumorkan ke Liverpool
Akan tetapi, rumor kepindahan Mees Hilgers ke The Eagles hanyalah isapan jempol belaka, hingga akhirnya sampai jendela transfer ditutup pemain berpostur 185cm itu belum mendapatkan klub baru, yang membuatnya terpaksa bertahan di Twente.
Namun, hingga pekan ke-6 Eredivisie, Mees Hilgers belum kunjung dimainkan oleh Twente. Bahkan, ia juga tidak masuk ke dalam daftar susunan pemain mereka di 6 pertandingan terakhir Eredivisie.
Baca juga: Manipulasi Laporan Keuangan Juventus, Andrea Agnelli dan Pavel Nedved Dijatuhi Hukuman Bersyarat
Kini dengan ketidakhadiran Mees Hilgers di lini belakang , membuat klub asal Enschede itu tercecer di peringkat-11 Eredivisie musim ini.
Apalagi peran Hilgers di lini pertahanan Twente cukup sentral, terbukti sejak ia debut di tim utama Twente pada 2020 lalu ia selalu menjadi pilihan utama.
Bahkan, Mees telah mencatatkan 4 gol dalam 132 pertandingan di semua kompetisi sejak ia debut di tim utama Twente pada 2020 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbal Primeur