Sabtu, 27 SEPTEMBER 2025 • 19:20 WIB

Turki Desak FIFA dan UEFA Larang Israel Ikut Kompetisi Sepak Bola di Eropa

Author

Presiden Federasi Sepak Bola Turki, Ibrahim Ethem Haciosmanoglu, dan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, berpose selama upacara pembukaan Kantor Perwakilan UEFA. (REUTERS/Umit Bektas)

INDOZONE.ID - Presiden Federasi Sepak Bola Turki, Ibrahim Haciosmanoglu, pada Jumat (26/9/2025) mengirimkan surat resmi kepada FIFA, UEFA, serta sejumlah pimpinan asosiasi sepak bola di Eropa.

Dalam surat tersebut, ia menegaskan permintaan agar Israel dilarang ikut serta dalam berbagai kompetisi olahraga, khususnya sepak bola.

Keinginan ini bukan tanpa alasan. Desakan Turki datang di tengah isu yang sedang berkembang di Eropa, terutama terkait posisi Israel dalam dunia olahraga internasional.

Baca juga: Qatar Desak UEFA Diskualifikasi Israel dari Seluruh Kompetisi Sepak Bola di Eropa

UEFA dan FIFA Didesak Ambil Sikap

Desakan dari Turki muncul seiring kabar bahwa UEFA akan menggelar pemungutan suara darurat pekan depan. Voting tersebut membahas kemungkinan penangguhan keikutsertaan Israel dalam kompetisi sepak bola di Eropa.

Di sisi lain, FIFA juga berada dalam tekanan, karena semakin banyak tekanan politik yang meminta lembaga tersebut segera bertindak.

Baca juga: UEFA Akan Adakan Voting untuk Bekukan Israel terkait Kejahatan Genosida di Gaza

“Meskipun mengklaim diri sebagai pembela nilai-nilai sipil dan perdamaian, dunia olahraga dan institusi sepak bola telah terlalu lama berdiam diri,” tulis Haciosmanoglu dalam surat yang dilaporkan Anadolu Agency.

Ia juga menegaskan bahwa Turki merasa perlu menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap apa yang disebut sebagai situasi tidak sah, tidak manusiawi, dan tidak dapat diterima, terkait tindakan Israel di Gaza serta wilayah Palestina lainnya.

Tuduhan Genosida terhadap Israel

Permasalahan ini semakin memanas setelah Komisi Penyelidikan PBB merilis laporan terbaru.

Dalam laporan tersebut, PBB menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida selama perang di Gaza, Palestina. Komisi juga menyerukan agar Israel ditangguhkan dari turnamen sepak bola internasional.

Baca juga: Amerika Serikat Siap Hadang Upaya Sejumlah Negara yang Tolak Israel Ikut Piala Dunia 2026

Namun, Israel membantah tuduhan itu dan menyebut laporan PBB sebagai sebuah skandal.

“Situasi memang sudah lama genting, tetapi dalam beberapa hari terakhir kondisinya mencapai tingkat urgensi baru setelah adanya intervensi dari berbagai lembaga,” tutup Haciosmanoglu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Anadolu Agency

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU