INDOZONE.ID - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers sebetulnya hampir pindah ke Udinese pada musim panas lalu. Namun, ia gagal hengkang ke Italia karena ulah FC Twente yang tak memberikan menit bermain selama pertandingan pra-musim.
Hal tersebut diungkapkan oleh jurnalis asal Belanda, Geert-Jan Jakob baru-baru ini yang mana ia mengatakan bahwa Mees Hilgers sebenarnya hampir pindah ke Udinese. Akan tetapi, semuanya dirusak oleh FC Twente yang memilih untuk membekukan bek berusia 24 tahun itu dari skuad utama sejak pra-musim.
Dalam wawancaranya bersama Voetbal International, Geert-Jan Jakob mengatakan bahwa sebetulnya pihak Hilgers menyadari bahwa adanya minat dari Italia, dengan Udinese ingin melihat aksi Mees Hilgers di atas lapangan. Namun, karena bek berusia 24 tahun itu tidak dimainkan oleh FC Twente selama pra-musim membuat minat tersebut memudar.
"Pihak Hilgers menyadari adanya potensi minat dari klub Italia tersebut. Udinese sangat ingin melihat bek tersebut beraksi. Hilgers tidak bermain lagi (di laga pramusim). Minat pun memudar," ujar Geert-Jan Jakob dalam wawancaranya yang dikutip dari Voetbal International pada Senin (29/9/2025).
Baca juga: Profil dan Perjalanan Karier Robin Roefs: Tembok Kokoh di Bawah Mistar Sunderland
Diketahui, Udinese sendiri pada musim panas lalu ingin membeli bek tengah baru, yang mana mereka meminati Mees Hilgers yang saat itu diproyeksikan untuk menjadi pengganti dari Jaka Bijol yang memutuskan hengkang ke Leeds United.
Tak hanya Udinese saja, Hilgers sendiri sebetulnya juga diminati oleh NEC Nijmegen dan juga Go Ahead Eagles. Namun, FC Twente justru enggan melepasnya dan hal itu memaksa Mees untuk tetap bertahan di FC Twente.
Namun di saat Mees Hilgers memutuskan untuk tetap bertahan di FC Twente, justru pemain yang dijuluki 'El Nyengir' itu tidak pernah dimainkan lagi di tim utama FC Twente.
Justru, direktur teknik klub mendesak Mees untuk memperpanjang kontraknya bersama klub berjuluk The Tukkers itu jika masih ingin dimainkan di tim utama.
Baca juga: 3 Fakta Menarik Usai PSM Makassar Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
Dengan perlakuan FC Twente ke Mees Hilgers membuat banyak pihak mengecam tindakan klub asal Enschede itu ke pemain kelahiran Amersfoort itu, termasuk direktur VVCS (Asosiasi Kontrak Pemain), Louis Everard yang juga mengecam perlakuan Twente ke Mees Hilgers.
Jika kita menelisik ke belakang, Mees Hilgers sendiri merupakan andalan di lini pertahanan FC Twente sejak ia promosi di tahun 2020 lalu. Selama 5 musim memperkuat tim utama, Hilgers tercatat telah mencetak 4 gol dalam 132 pertandingan bersama FC Twente di semua kompetisi.
Bahkan musim lalu saja, Mees Hilgers juga membantu FC Twente bermain di Liga Europa pada musim 2024/25 setelah timnya finish di posisi ketiga klasemen Eredivisie musim 2023/24, dan musim lalu ia juga membantu klubnya finish di posisi keenam Eredivisie.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbal International