Senin, 06 OKTOBER 2025 • 10:45 WIB

Nottingham Forest Keteteran di Papan Bawah, Bukti Bahwa Marinakis Terlalu Gegabah Pecat Nuno Espirito Santo

Author

Skuad Nottingham Forest saat melawan West Ham United. (Reuters/Andrew Boyers)

INDOZONE.ID - Kondisi Nottingham Forest di Premier League saat ini makin mengkhawatirkan usai mereka kembali menelan kekalahan atas Newcastle United di pekan ke-7 pada Minggu (5/10/2025) malam WIB.

Pada laga melawan Newcastle United di St. James Park, Nottingham Forest harus kembali menelan pil pahit yang mana mereka kembali alami kekalahan 2-0 atas The Magpies, yang mana kedua gol anak asuh Eddie Howe itu dicetak Bruno Guimaraes (58') dan Nick Woltemade (84' via penalti).

Dengan kekalahan tersebut, Nottingham Forest kini tertahan di posisi ke-17 dengan koleksi 5 poin. Catatan tersebut tentunya cukup buruk bagi klub berjuluk The Garribaldi itu.

Bahkan, sejak kursi kepelatihan Nottingham diambil alih oleh Ange Postecoglou pada September lalu, Chris Wood dan kolega belum pernah meraih kemenangan di 7 laga terakhir mereka di semua kompetisi. Selain alami kekalahan atas Newcastle, Forest sebelumnya juga kalah atas Midtjylland di ajang Liga Europa pada tengah pekan lalu.

Jika ditotal dengan era kepelatihan Nuno Espirito Santo, Nottingham tercatat belum lagi meraih kemenangan di 9 laga terakhir mereka.  Di era kepelatihan Nuno, Nottingham gagal meraih kemenangan setelah menang di pekan pertama atas Brentford, setelah itu Forest ditahan imbang Crystal Palace dan kalah atas West Ham United.

Baca juga: Meski Jarang Diberi Menit Bermain, Cesc Fabregas Ungkap Alasan Como Beli Emil Audero

Keputusan Gegabah Evangelos Marinakis Pecat Nuno Espirito Santo

Nuno Espirito Santo saat melatih di Nottiingham Forest. (Action Images via Reuters/Peter Cziborra)

Di balik penampilan buruk Nottingham Forest tentunya ada faktor yang menyebabkan klub berjuluk The Tricky Trees itu kehilangan magisnya di musim ini. Salah satu faktornya adalah pemecatan Nuno Espirito Santo sebagai pelatih mereka.

Diketahui, alasan Nuno Espirito Santo dipecat sebagai pelatih Nottingham Forest karena adanya konflik internal antara pelatih asal Portugal itu dengan sang pemilik klub yakni Evangelos Marinakis.

Konflik internal antara Nuno Espirito Santo dan Evangelos Marinakis terjadi karena pelatih berusia 51 tahun itu merasa tidak terlalu dilibatkan dalam urusan transfer Nottingham Forest, yang mana klub pengoleksi dua gelar Liga Champions itu membeli beberapa pemain yang tidak sesuai keinginan Nuno.

Baca juga: Crash Lagi di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Dilaporkan Patah Tulang Bahu

Dari hal itulah, membuat konflik antara Nuno Espirito Santo dengan petinggi klub memuncak hingga akhirnya mantan pelatih Wolverhampton Wanderers itu dipecat sebagai pelatih Nottingham Forest.

Banyak yang menilai pemecatan Nuno Espirito Santo ini terlalu gegabah. Hal itu karena Nottingham Forest memecat pelatih sekaligus mantan kiper Porto itu di waktu yang kurang tepat yaitu saat musim kompetisi sudah dimulai.

Seharusnya, Nottingham jika ingin mengganti Nuno Espirito Santo sebagai pelatih sejak musim belum dimulai. Namun, realitanya Forest memutuskan untuk memecat Nuno Espirito Santo sebagai pelatih saat musim sudah dimulai.

Baca juga: Manchester United Kalahkan Sunderland, Ruben Amorim: Pemain Tidak Ingin Saya Dipecat

Menjadikan Ange Postecoglou Sebagai Pelatih Baru Bukan Solusi Terbaik

Pelatih Nottingham Forest, Ange Postecoglou. (Reuters/Andrew Boyers)

Banyak yang berharap keputusan Evangelos Marinakis untuk menjadikan Ange Postecoglou sebagai pelatih baru Nottingham Forest bisa menjadi sebuah solusi serta mengangkat level permainan Nottingham Forest. Apalagi pelatih asal Australia itu memiliki CV mentereng dengan membawa Tottenham Hotspur juara Liga Europa.

Akan tetapi, perjudian Marinakis dengan menunjuk Ange Postecoglou sebagai pengganti Nuno Espirito Santo justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri dan juga Nottingham Forest.

Sejak ditunjuknya Ange sebagai pelatih, The Garribaldi belum pernah menang di 7 laga terakhir dibawah kepelatihan mantan pelatih Timnas Australia itu. 

Tentu saja ada rasa penyesealan di lubuk hati Marinakis dengan memecat Nuno Espirito Santo sebagai pelatih mereka. Apalagi, Nuno juga menjadi pelatih yang membawa Nottingham Forest mampu bersaing di papan atas musim lalu meskipun Chris Wood dan kolega bermain pragmatis.

Baca juga: Declan Rice Bawa Arsenal Menang di Laga ke-300 Mikel Arteta Sebagai Pelatih

Namun di musim ini, Nottingham Forest justru performanya anjlok. Tentu saja kekalahan atas Newcastle United malam tadi menjadi alarm bagi Ange Postecoglou. Jika pelatih berusia 60 tahun itu tak ingin kehilangan pekerjaannya maka ia harus segera berbenah dan membawa Nottingham bangkit dengan menerapkan gaya permainan yang disesuaikan dengan kualitas para pemain mereka.

Sebab, jika dilihat dari beberapa pertandingan terakhir, banyak pemain Nottingham Forest yang tidak cocok dengan taktik yang diterapkan oleh Ange Postecoglou yang selalu memasang garis pertahanan tinggi dan bermain menyerang.

Sementara Nottingham Forest ini sudah di desain sebagai sebuah tim yang bermain reaktif di era kepelatihan Nuno Espirito Santo, yang mana dengan permainan pragmatisnya Nuno bisa membawa Nottingham bersaing di papan atas pada musim lalu.

Baca juga: Pep Guardiola: Kebahagiaan Terbesar Saya Adalah Melihat Manchester City Kembali Bangkit

Harapan Untuk Nottingham Forest Setelah Jeda Internasional

Banyak para suporter yang berharap bahwa setelah jeda Internasional Nottingham Forest bisa segera bangkit dari keterpurukan.

Kekalahan atas Newcastle United telah menjadi sinyal bahaya bagi Nottingham Forest, yang mana saat ini mereka terjerembab di perigkat ke-17 dan selisih satu poin saja dari zona degradasi. Jika performa buruk terus berlanjut bukan tidak mungkin Nottingham Forest akan tenggelam di papan bawah klasemen bahkan degradasi.

Namun, dengan jumlah pertandingan Premier League yang masih cukup banyak tentunya masih banyak waktu bagi Ange Postecoglou untuk menemukan ramuan taktik terbaiknya untuk bisa membawa Nottingham Forest bangkit dan kembali bersaing di papan atas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Premier League

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU