Respons PSSI soal AFC Tolak Protes terkait Wasit Asal Kuwait yang Pimpin Laga Timnas Indonesia
INDOZONE.ID - Protes PSSI soal wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, yang memimpin pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Grup B, ditolak AFC.
PSSI pun menerima penolakan AFC tersebut dengan lapang dada. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi.
"Oleh AFC, surat tersebut sudah dibalas dan tetap konsisten dengan wasit yang telah ditunjuk, ditetapkan, dan ditugaskan sesuai dengan surat AFC beberapa waktu lalu," kata Yunus dalam pernyataan resmi, Selasa (7/10/2025).
"PSSI menerima keputusan itu, karena keputusan tersebut menjadi kewenangan AFC dan kami mempercayakan sebagaimana keputusan surat AFC kepada kami," ucap Yunus.
Meski wasit berasal dari Kuwait yang satu regional dengan Arab, Yunus berharap pertandingan dipimpin dengan sportivitas dan adil bagi kedua tim.
"Sportivitas, fair play dalam pertandingan ini sangat kami nantikan, sangat kita tunggu, karena kami tidak berharap akan tercederai pertandingan ini ketika ada keberpihakan," jelas Yunus.
"Semoga pertandingan ini akan kita saksikan penuh netralitas dan kami masih percaya, karena ini pertandingan menuju Piala Dunia, wasit akan memimpin dengan seadil-adilnya," tambahnya.
Timnas Indonesia Tinggal 2 Laga Lagi ke Piala Dunia 2026
Meski AFC tolak protes PSSI, Timnas Indonesia harus tetap fokus penuh ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Apalagi, lawan Timnas Indonesia di Grup A bukan hanya Arab, masih ada Irak. Pertandingan kontra Arab (9 Oktober 2025) dan Irak (12 Oktober 2025) akan digelar di King Abdullah Sports City Stadium.
Jika mampu memenangkan dua pertandingan itu, Timnas Indonesia akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Tinggal dua laga lagi ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia harus memberikan segalanya. Tak ada pilihan lain, kecuali menang bagi Skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PSSI