Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 08:05 WIB

Dilempari Gelas, Wasit Setop Laga Standard Liege vs Royal Antwerp di Menit ke-88

Author

Para pemain Standard Liège meninggalkan lapangan usai laga kontra Royal Antwerp dihentikan pada menit ke-88 di Stadion Maurice Dufrasne, Liège, Belgia, Sabtu (19/10/2025). (Instagram/standard_rscl)

INDOZONE.ID - Kekacauan terjadi dalam laga Standard Liege vs Royal Antwerp pada pekan ke-10 Liga Pro Belgia 2025 di Stadion Maurice Dufrasne, Sabtu (19/10/2025) waktu setempat. 

Pertandingan dihentikan wasit Lothar D’Hondt pada menit ke-88 setelah ia dilempari gelas plastik oleh suporter.

Menurut laporan The Guardian, pertandingan tersebut sebenarnya sempat dua kali terhenti akibat ulah penonton. 

Wasit sempat memberikan dua peringatan setelah fans Standard Liège melempar benda ke lapangan. 

Namun, insiden ketiga menjadi puncak kekacauan ketika sebuah gelas plastik melayang ke arah wasit dan mengenai tubuhnya.

Baca juga: Liverpool Empat Kali Kalah Beruntun, Arne Slot Hadapi Ujian Terberat Sejak Gantikan Jurgen Klopp

Otoritas pertandingan kemudian memutuskan menghentikan laga secara permanen, dan sisa menit pertandingan akan dilanjutkan secara tertutup tanpa penonton. 

Keputusan itu diambil berdasarkan regulasi resmi Belgian Pro League untuk menjaga keamanan dan integritas kompetisi.

Dalam pernyataan resminya, Standard Liege mengonfirmasi bahwa mereka telah mengidentifikasi pelaku pelemparan gelas plastik tersebut. 

Klub berjanji akan menjatuhkan larangan masuk stadion kepada pelaku dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut.

“Perilaku seperti ini tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan semangat klub maupun suporter sejati kami,” tulis pihak Standard Liege dalam pernyataan yang dikutip dari The Guardian.

Baca juga: FAM Berhasil Menangkan Penghargaan Grassroot dari AFC ditengah Kasus Pemalsuan Data Pemain Naturalisasi

Sementara itu, laporan dari TalkSport menyebut bahwa Standard Liège terancam denda besar serta hukuman laga tanpa penonton untuk beberapa pertandingan mendatang. 

Hal ini menjadi preseden buruk bagi sepak bola Belgia yang tengah berupaya meningkatkan reputasi dan keamanan di stadion.

Direktur olahraga Standard Liege, Marc Wilmots, juga mengungkapkan kekecewaannya atas insiden tersebut. 

“Para pemain sudah berjuang keras sepanjang pertandingan. Saya kecewa pertandingan dihentikan karena ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya kepada TalkSport.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kerusuhan suporter di sepak bola Eropa musim ini. Pertanyaan pun muncul: Sampai kapan sepak bola harus dikotori oleh perilaku tak sportif dari tribun penonton?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU