Rangkuman Konferensi Pers Terbaru PSSI: Soal Pelatih Timnas Indonesia hingga Piala Dunia U-17
INDOZONE.ID - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menggelar konferensi pers pada Jumat (24/10/2025) sore.
Dalam kesempatan itu, Erick Thohir membahas berbagai isu seputar Timnas Indonesia, mulai dari posisi pelatih Timnas Indonesia senior, agenda FIFA Matchday November, hingga persiapan menuju SEA Games 2025 dan Piala Dunia U-17 2025.
Berikut rangkuman lengkap hasil konferensi pers yang digelar di Jakarta tersebut.
1. Timnas Indonesia Senior Kemungkinan Absen di FIFA Matchday November
Erick Thohir memastikan, Timnas Indonesia senior kemungkinan besar tidak akan berlaga di FIFA Matchday bulan November.
Saat ini, PSSI memilih fokus penuh pada Timnas Indonesia U-23 yang sedang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2025.
Baca juga: Persiapan SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-23 2 Kali Uji Coba Lawan India
Pelatih Indra Sjafri akan memimpin langsung program pemusatan latihan (TC) dan seleksi pemain yang berlangsung sepanjang Oktober hingga November.
Hal ini diambil agar persiapan tim berjalan maksimal dan mampu bersaing di ajang multievent terbesar di Asia Tenggara tersebut.
2. Struktur Kepelatihan Tetap Dipertahankan
Dalam kesempatan itu, Erick juga menegaskan, struktur kepelatihan di PSSI tidak mengalami perubahan.
Beberapa nama tetap menjalankan perannya masing-masing, seperti Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknis, Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis, dan Simon Tahamata yang tetap bertugas sebagai pencari bakat.
Baca juga: Timnas Indonesia Dibantai 0-6 oleh Jepang, Simon Tahamata Kecewa Banget
Keputusan ini diambil agar program pembinaan dan pemantauan pemain berjalan konsisten, tanpa ada perubahan mendadak di tengah masa transisi Timnas Indonesia.
3. PSSI Belum Menentukan Pelatih Baru Timnas Indonesia Senior
Terkait posisi pelatih Timnas Indonesia senior, Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih mana pun.
Rumor yang mengaitkan nama Louis van Gaal pun langsung dibantah oleh Erick Thohir. Menurutnya, PSSI tidak ingin terburu-buru menunjuk pelatih baru sebelum benar-benar menemukan sosok yang tepat.
Selain fokus mencari pelatih, Erick Thohir juga menyoroti pentingnya memulihkan citra sepak bola Indonesia di mata dunia.
Baca juga: Erick Thohir Minta Fans Timnas Indonesia Move On dari STY
Ia menilai, berbagai kasus seperti perundungan terhadap pemain, dan berita hoaks yang marak di media sosial justru membuat reputasi sepak bola Indonesia menurun.
Sebagai contoh, saat pertemuan dengan AFC, Sekjen PSSI Yunus Nusi bahkan sempat ditanyai mengenai kabar palsu bahwa Jepang ingin keluar dari AFC.
Yunus menegaskan, isu itu hanya spekulasi dari netizen dan media, tanpa dasar resmi dari pihak Jepang.
4. Proses Seleksi Pelatih Baru Akan Dilakukan Secara Matang
Dalam mencari pelatih baru, PSSI akan melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja pelatih sebelumnya, yaitu Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Proses seleksi ini akan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) di bawah pimpinan Sumardji, serta Direktur Teknis Alexander Zwiers.
Nantinya, hasil evaluasi dan rekomendasi dari kedua pihak akan diserahkan langsung kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir, sebelum dibahas bersama Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
5. Target Masuk 100 Besar Dunia
Meski kemungkinan absen di FIFA Matchday, PSSI tetap menargetkan Timnas Indonesia bisa menembus peringkat 100 besar ranking FIFA.
Selain itu, federasi juga mulai mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia 2027, yang dijadwalkan tidak bersamaan dengan kalender FIFA Matchday.
Erick Thohir menekankan, peningkatan ranking FIFA tidak hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang membangun reputasi sepak bola Indonesia di mata internasional.
Dengan reputasi yang baik, diharapkan pelatih-pelatih berkualitas dunia akan tertarik melatih Timnas Indonesia.
6. Pemain Luar Negeri Jadi Andalan di SEA Games 2025
Untuk menghadapi SEA Games mendatang, PSSI akan memanggil sejumlah pemain muda Indonesia yang bermain di luar negeri.
Beberapa nama yang masuk radar antara lain Adrian Wibowo, Marselino Ferdinan, Mauro Zijlstra, dan Ivar Jenner.
Baca juga: Timnas Indonesia Umunkan 23 Pemain untuk Lawan Jepang: Rizky Ridho dan Ivar Jenner Dipastikan Absen
PSSI berharap, kehadiran pemain-pemain tersebut dapat meningkatkan kualitas dan daya saing tim di SEA Games 2025.
7. Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia 2025
PSSI juga menunjuk Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17, untuk Piala Dunia U-17 2025.
Erick Thohir menyebut, tidak menutup kemungkinan Nova akan dipromosikan untuk menangani Timnas U-20 di masa depan jika performanya terus menunjukkan peningkatan.
Selain itu, PSSI juga tengah menyiapkan regenerasi pelatih lokal untuk menghadapi turnamen-turnamen U-17 berikutnya yang kini digelar setiap tahun.
Baca juga: Timnas Indonesia U-17 Masuk Grup Neraka di Piala Dunia U17 2025, Nova Arianto Tetap Optimis
Langkah pembinaan ini akan difokuskan melalui program Elite Pro Academy, sekaligus memperkuat fondasi sepak bola usia muda nasional.
Sebagai tambahan, PSSI juga berencana membuat regulasi baru untuk melindungi Sekolah Sepak Bola (SSB) di seluruh Indonesia.
Tujuannya agar klub tidak lagi melakukan perekrutan pemain secara sembarangan dan tetap mengikuti prosedur resmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@faktabola