Minggu, 26 OKTOBER 2025 • 13:30 WIB

Ajaib! Lando Norris Rebut Pole GP Meksiko dan Guncang Mental Oscar Piastri

Author

Lando Norris di GP Meksiko. (sumber: F1.com)

INDOZONE.ID - Setelah kemarin tim McLaren terlihat pusing tujuh keliling di sesi latihan bebas, Lando Norris datang di hari Minggu dini hari melakukan hal yang nyaris mustahil. Pembalap asal Inggris ini mengguncang paddock Formula 1 dengan merebut pole position di Grand Prix Meksiko dalam sebuah lap kualifikasi yang epik dan penuh tekanan.

Hasil kualifikasi kemarin bukan cuma soal pole position bagi Norris. Pembalap yang dikenal dengan nomor mobil 4 ini meraih pole kelimanya musim ini. Selain itu, tentu yang nggak kalah penting, hasil tersebut menjadi serangan mental telak yang dilancarkan langsung ke rekan setimnya sekaligus pemimpin klasemen, Oscar Piastri.

Di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, yang terkenal memiliki main straight (lurusan utama) terpanjang kedua di musim ini, Norris mencatatkan waktu yang membungkam semua orang. Ia mengalahkan Charles Leclerc dari Ferrari dengan selisih waktu cukup signifikan, yaitu 0,252 detik. Sementara itu, Piastri justru mengalami hari yang kelam, tercecer di posisi ketujuh.

Dengan lima balapan tersisa dan selisih hanya 14 poin di antara mereka, pole position ini bisa menjadi titik balik krusial dalam perebutan gelar juara dunia.

Baca juga: Lando Norris Protes Manuver 'Ngawur' Max Verstappen di Grand Prix Italia: Kok Bisa Gitu?

Reaksi Jujur Lando Norris

Jika fans McLaren kaget, percayalah, Lando Norris jauh lebih kaget lagi. Setelah keluar dari mobilnya, ekspresi pembalap berusia 26 tahun itu menunjukkan campuran antara lega dan tidak percaya. Ia mengakui bahwa lap tersebut terasa seperti sebuah keajaiban.

“Saya senang bisa kembali ke pole (position). Sejujurnya, sudah cukup lama, jadi ini perasaan yang luar biasa,” kata Norris setelah sesi kualifikasi, dikutip dari Crash.net.

“Lap itu adalah salah satu lap di mana Anda tidak benar-benar tahu apa yang terjadi,” tambahnya.

tambahnya.

“Rasanya lumayan, tapi ketika saya melihat catatan waktunya, saya sangat, sangat terkejut.”

Reaksi tersebut terbilang sangat wajar, mengingat pada hari Sabtu dini hari lalu, McLaren khususnya Norris mengeluhkan keseimbangan mobil yang “berantakan” dan kesulitan di single lap. Namun, tim berhasil membalikkan keadaan dalam semalam.

“Saya merasa baik sepanjang akhir pekan, terutama hari ini. Saya sempat sedikit gugup melihat Ferrari di akhir, tapi saya berhasil melakukannya saat dibutuhkan dan saya sangat senang,” ujar Norris.

Dalam momen yang lebih santai, Norris bahkan bercanda soal rahasia performa puncaknya.

“Saya akhir-akhir ini tidak bisa tidur nyenyak,” ungkapnya, sebelum tertawa dan menambahkan, “Mungkin itu kuncinya?”

Pukulan Telak bagi Oscar Piastri

Jika garasi Norris penuh dengan euforia, suasana di sisi garasi Oscar Piastri mungkin jauh berbeda. Bagi sang pemimpin klasemen, hasil kualifikasi ini adalah skenario terburuk.

Saat rekan setim sekaligus rival terberatnya mengamankan posisi terdepan, Piastri justru struggling dan hanya mampu mengamankan posisi start ketujuh. Hal ini masih menjadi kelanjutan dari performa “gagap” yang ia tunjukkan dalam beberapa balapan terakhir.

Lalu, muncul sebuah pertanyaan: apa artinya ini semua?

Pertama, peluang emas Norris kian terbuka lebar. Norris memiliki kesempatan open goal untuk memangkas, atau bahkan membalikkan, keunggulan 14 poin Piastri. Kedua, Piastri berada dalam posisi berbahaya. Start dari P7 di Meksiko sangat berisiko. Selain jauh dari barisan depan, Piastri kini terjebak di midfield yang rawan kekacauan di tikungan pertama. Terakhir, kemenangan di balapan Senin dini hari nanti akan memberikan momentum psikologis yang sangat besar bagi Norris di sisa musim.

Pujian Setinggi Langit dari Para Legenda

Jacques Villeneuve saat ikut kejuaraan Daytona 500 (Instagram @jacques_villeneuve_official)

Performa Norris tidak hanya mengejutkan dirinya sendiri, tetapi juga membuat para pakar dan mantan juara dunia angkat topi. Menurut mereka, bukan soal lap cepat biasa, ini adalah sebuah mahakarya.

Jacques Villeneuve, juara dunia F1 musim 1997, memberikan pujian setinggi langit untuk kontrol mobil Norris yang luar biasa.

“Itu adalah lap yang indah dan terkendali. Mobilnya tidak pernah bergerak,” kata Villeneuve di Sky Sports F1.

“Dia tahu persis di mana dia ingin menempatkan mobilnya. Dia melakukan semua yang dia inginkan,” sambungnya.

Villeneuve juga menyoroti keunggulan Norris untuk balapan. “Dia juga tahu bahwa dia memiliki kecepatan terbaik untuk balapan. Yang harus dia lakukan hanyalah selamat di tikungan pertama itu.”

Pujian serupa datang dari Jamie Chadwick, legenda W Series (sekarang F1 Academy), yang menyebut bahwa ini merupakan level baru dari dominasi Norris.

“Itulah Lando (Norris) paling dominan yang pernah kita lihat,” kata Chadwick.

“Sepanjang musim melawan Oscar (Piastri), selalu mereka berdua. Tapi di sini, dia memberi jarak pada semua lawannya, dan juga pada rekan setimnya,” lanjutnya.

Bagi Chadwick, hasil ini adalah skenario impian bagi Norris. “Dari sisi kejuaraan, ini tidak bisa lebih baik lagi,” tegasnya.

Baca juga: Lewis Hamilton Start P3 di GP Meksiko, Tanda-Tanda Mulai "Nge-Klik" dengan Ferrari?

Pole di Meksiko Bukan Jaminan Kemenangan

Meski euforia sedang tinggi, Norris sadar betul bahwa pekerjaan terberat masih menantinya di hari Senin dini hari. Pole position di Meksiko terkenal sebagai salah satu yang paling berisiko di kalender F1.

Penyebabnya? Jalur lurus dari garis start ke Tikungan 1 adalah salah satu yang terpanjang, memberikan peluang slipstream (curi angin) yang sangat besar bagi mobil-mobil di belakangnya, terutama bagi Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di posisi kedua dan ketiga.

“Saya di sini untuk menang. Saya akan menatap ke depan. Saya tahu akan ada beberapa pembalap cepat di belakang saya,” kata Norris dengan fokus.

Ini menjadi jalur lurus yang panjang menuju Tikungan 1 dan seterusnya. Kecepatan balapan dari Ferrari biasanya sangat kuat. Saya mengharapkan pertempuran, saya tidak berharap ini akan mudah. Mata tertuju ke depan dan saya akan lihat seberapa besar saya bisa menang,” pungkasnya.

Dengan posisi Piastri yang tercecer, Norris tidak perlu lagi bermain aman. Misinya jelas: gaspol sejak awal, selamat dari Tikungan 1, dan kabur untuk meraih 25 poin krusial.

Gimana menurutmu, apakah Lando Norris berhasil bertahan dan meraih kemenangan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber Berita

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU