Kalah atas Aston Villa, Pep Guardiola tak Terlalu Khawatir dengan Produktivitas Gol Manchester City
INDOZONE.ID - Pep Guardiola akui tak terlalu khawatir dengan jumlah produktivitas gol Manchester City meski timnya alami kekalahan atas Aston Villa pada lanjutan pekan ke-9 Premier League pada Minggu (26/10/2025).
Diketahui, pada pertandingan yang digelar di Villa Park itu, Manchester City harus menelan kekalahan tipis atas tim tuan rumah Aston Villa dengan skor 1-0.
Pada pertandingan itu, satu-satunya gol The Villans dicetak oleh Matty Cash pada menit ke-19, yang mana sepakan kerasnya di luar kotak penalti menghujam deras ke gawang Manchester City yang dikawal oleh Gianluigi Donnarumma.Tentu saja, kekalahan atas Aston Villa ini mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka sejak September lalu.
Namun seusai pertandingan, Pep Guardiola mengaku tidak terlalu khawatir dengan jumlah produktivitas gol Manchester City meskipun alami kekalahan atas tim besutan Unai Emery itu.
Baca juga: Jay Idzes Sebut Fabio Grosso Punya Peran Dibalik Keputusannya Gabung Sassuolo
"Kami sudah mencetak banyak gol musim ini. Erling tentu berperan besar, tapi hari ini mereka (Aston Villa) bermain dengan lima bek dan bertahan dengan sangat baik," ujar Guardiola dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari laman resmi Manchester City pada Senin (27/10/2025).
Tak hanya itu, Guardiola juga memuji pemain City lainnya yang mampu membuat banyak peluang bagi timnya untuk mencetak gol. Apalagi, di laga tersebut City juga memiliki Expected Goals (xG) sebesar 1.18, jauh lebih tinggi ketimbang tim tuan rumah yang hanya memiliki xG sebesar 0.81.
"Savinho dan Jeremy (Doku) membuat banyak umpan silang. Kami punya banyak peluang melalui Phil (Foden) dan Tijjani (Reijnders), kami sudah dekat, hanya soal pressing tinggi," .
Tak hanya itu, Guardiola juga mengatakan bahwa Manchester City bermain cukup baik meskipun anak asuhnya gagal membongkar lini pertahanan Aston Villa yang begitu rapat. Bahkan, ia juga memuji permainan tim tuan rumah yang cukup solid.
Baca juga: Tiga Kali Win Streak, Manchester United Tendang Liverpool dari Big Six Premier League
" Dengan pemain-pemain seperti Morgan Rogers, Boubacar Kamara, John McGinn, mereka tim papan atas. Kami bersaing dengan sangat baik," tutur pelatih berusia 54 tahun itu melanjutkan.
Meskipun The Citizens gagal mencetak gol balasan, tetapi Guardiola senang dengan semangat juang anak asuhnya yang terus bertarung hingga akhir pertandingan.
"Saya tidak akan mengatakan ini buruk karena kami tidak bisa menyamakan kedudukan. Semangat di babak kedua sangat bagus. Kami menyerang berkali-kali, hanya saja gagal di penyelesaian akhir, dan mereka bertahan dengan sangat baik," tutur pelatih yang juga legenda Barcelona medio 1990-2001 itu menambahkan.
Memang sepanjang pertandingan, Manchester City cukup mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 53 persen. Bahkan, City sendiri sejatinya bisa menahan imbang Aston Villa andaikan gol Erling Haaland di menit ke-88 tidak dianulir karena offside.
Baca juga: FIFA Resmikan Turnamen FIFA ASEAN Cup untuk Kawasan Asia Tenggara, Pengganti Piala AFF?
Guardiola juga menyoroti kondisi Erling Haaland yang alami kesakitan usai berbenturan dengan tiang gawang saat ia mencetak gol penyama kedudukan yang kemudian dianulir wasit karena offside. Ia mengakui bahwa belum berbicara dengan penyerang Norwegia itu dan berharap agar kondisi Haaland baik-baik saja.
Kekalahan tersebut membuat klub berjuluk Biru Langit itu gagal merangsek ke posisi kedua Premier League. Kini, mereka tertahan di posisi kelima Premier League dengan koleksi 16 poin.
Manchester City sendiri selanjutnya akan menghadapi Swansea City di ajang Carabao Cup pada tengah pekan ini, sebelum mereka menghadapi Bournemouth pada pekan ke-10 Premier League pada akhir pekan mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mancity.com