INDOZONE.ID - Presiden Federasi Sepak Bola Jepang (JFA), Tsuneyasu Miyamoto, mengklarifikasi rumor Jepang akan meninggalkan AFC.
Rumor tersebut muncul ke permukaan karena adanya dugaan praktik korupsi dan politik negara-negara Timur Tengah yang mempengaruhi dinamika sepak bola Asia.
Rumor tersebut sebelumnya diungkapkan oleh media Irak, UTV, yang mengklaim dapat info dari orang dalam perihal Jepang akan meninggalkan AFC dan membentuk federasi baru.
Dalam laporannya tersebut, media Irak mengklaim JFA akan mempertimbangkan untuk meninggalkan AFC. Penyebabnya adalah ketidakpuasan terhadap negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Qatar, yang dianakemaskan.
Baca juga: Kiper Inter Milan Josep Martinez Tabrak Lansia 81 Tahun di Italia, Korban Tewas di Tempat
"Jepang menolak apa yang mereka anggap sebagai bentuk manipulasi dan korupsi yang telah mengakar di AFC, yang dinilai terlalu dipengaruhi oleh dana dari Qatar. Kepercayaan mereka terhadap AFC kini benar-benar runtuh," tulis media Irak, UTV, beberapa waktu lalu.
Menanggapi rumor tersebut, Presiden JFA Tsuneyasu Miyamoto buka suara. Ia membantah negaranya akan hengkang dari AFC. Tak cuma itu, Tsuneyasu Miyamoto pun menegaskan pihaknya tidak pernah berpikir untuk meninggalkan AFC.
"Kami tidak pernah berpikir untuk bergabung dengan blok mana pun di luar kerangka kontinental. Sepak bola Asia menjadi lebih kuat dan kohesif selama era Sheikh Salman bin Ibrahim," ujar Tsuneyasu Miyamoto, dikutip dari Alkass TV Sports pada Rabu (29/10/2025).
Baca juga: Bertemu Erick Thohir, Ultras Garuda Ajukan 5 Tuntutan ke PSSI, Apa Saja?
Rumor Jepang akan meninggalkan AFC mereda dengan pernyataan Tsuneyasu Miyamoto. Meski begitu, ada kabar menyebutkan Jepang dan AFC tengah berkonflik karena format baru Liga Champions Asia (AFC Champions League Elite).
AFC memutuskan format baru Liga Champions Asia untuk pertandingan perempat final digelar di negara-negara Timur Tengah. Keputusan itu menimbulkan protes dari negara-negara Asia Timur, termasuk Jepang dan Korea Selatan (Korsel), karena dinilai tidak adil.
Selain Liga Champions Asia, di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, AFC juga membuat keputusan kontroversial dengan menggelar pertandingan Putaran Keempat di Arab Saudi dan Qatar. Keputusan tersebut juga mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alkass TV Sports