INDOZONE.ID - Pelatih Liverpool, Arne Slot, membela keputusannya melakukan rotasi besar-besaran dalam laga Piala Carabao melawan Crystal Palace, Rabu (29/11/2025).
Dalam pertandingan tersebut, Slot membuat 10 perubahan dari skuad sebelumnya dan bahkan tidak membawa satu pun pemain senior di bangku cadangan.
Keputusan ini menjadi perhatian setelah Liverpool menelan kekalahan 0-3 di Anfield. Hasil tersebut membuat Crystal Palace melaju ke babak kelima dan akan berhadapan dengan Arsenal, sang pemuncak klasemen Premier League.
Bagi Liverpool, kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka menjadi enam kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir, tepat sebelum menghadapi Aston Villa di Premier League pada Sabtu (1/11/2025).
Baca juga: Liverpool Tersingkir dari Carabao Cup 2025 Usai Dibantai Crystal Palace 0-3 di Anfield
Memberi Kesempatan untuk Pemain Muda
Dalam laga tersebut, Arne Slot hanya mempertahankan Milos Kerkez dari skuad yang sebelumnya kalah 2-3 dari Brentford.
Pemain-pemain senior yang jarang mendapat menit bermain seperti Federico Chiesa, Joe Gomez, Andy Robertson, dan Wataru Endo dimainkan demi menjaga kebugaran skuad utama Liverpool.
Sebagai gantinya, Slot memberi kesempatan bagi para pemain muda seperti Calvin Ramsay, Trey Nyoni, dan Kieran Morrison yang tampil untuk pertama kalinya bersama tim utama.
Baca juga: Empat Kekalahan Beruntun, Arne Slot Pusing Cari Cara Kembalikan Performa Liverpool
“Kekalahan selalu terasa menyakitkan, apalagi saat kami tersingkir dari kompetisi, namun, keputusan ini sama seperti yang saya ambil tahun lalu pada tahap serupa,” ujar Slot usai pertandingan.
Keputusan Slot ini sebenarnya bukan hal baru, mengingat ia juga menerapkan cara serupa musim lalu untuk menjaga keseimbangan skuad di tengah jadwal yang padat.
Jadwal Padat Jadi Alasan
Slot menjelaskan bahwa keputusannya didasari oleh kondisi fisik pemain dan jadwal pertandingan yang sangat padat.
Menurutnya, beberapa pemain mengalami kelelahan setelah pertandingan melawan Frankfurt di Liga Champions, hanya dua hari sebelum menghadapi Brentford.
Kondisi tersebut membuat Liverpool kesulitan tampil maksimal ketika harus bermain kembali dalam waktu singkat.
Baca juga: Liverpool Alami 4 Kekalahan Beruntun di Premier League, Ini Alibi dari Arne Slot
Pelatih asal Belanda itu juga menyebutkan bahwa beberapa pemain masih dalam proses adaptasi usai pramusim yang berat, bahkan ada yang baru bergabung dari liga lain.
Hal inilah yang membuat rotasi menjadi pilihan logis untuk menjaga keseimbangan skuad. Slot menilai bahwa kondisi fisik dan kebugaran pemain harus menjadi prioritas di tengah jadwal padat.
Tekanan untuk Bangkit di Premier League
Pelatih berusia 47 tahun itu sadar bahwa kekalahan beruntun bukan hal yang bisa diterima di klub sebesar Liverpool.
Ia menegaskan bahwa timnya akan terus berupaya memperbaiki performa dan kembali ke jalur kemenangan.
“Ada banyak faktor yang menyebabkan kami kalah enam kali dari tujuh pertandingan terakhir, dan tidak ada satu pun alasan yang cukup baik untuk membenarkannya,” tambahnya.
Kini, tekanan semakin besar bagi Arne Slot untuk segera mengembalikan performa terbaik The Reds jelang lanjutan Premier League.
Dukungan penuh dari suporter Liverpool diharapkan mampu membangkitkan semangat tim agar bisa segera keluar dari periode sulit dan kembali bersaing di papan atas klasemen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liverpool Echo