Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 09:15 WIB

Arsenal Tolak Permintaan Crystal Palace untuk Tunda Pertandingan Perempat Final Piala Carabao

Author

Selebrasi Eberechi Eze saat bermain di Arsenal. (Action Images via Reuters/Paul Childs)

INDOZONE.ID - Arsenal secara tegas menolak permintaan Crystal Palace, yang ingin menunda pertandingan perempat final Piala Carabao ke tanggal 23 Desember.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai, permintaan tersebut tidak adil karena kedua tim akan dipaksa bermain dua kali dalam waktu kurang dari 48 jam.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember di Emirates Stadium. Jadwal itu menjadi bagian dari periode sibuk bagi Palace, yang harus menjalani empat laga hanya dalam delapan hari.

Baca juga: Liverpool Tersingkir dari Carabao Cup 2025 Usai Dibantai Crystal Palace 0-3 di Anfield

Mereka akan menghadapi Manchester City di Premier League pada 14 Desember, Kuopion Palloseura di Conference League pada 18 Desember, serta Leeds United pada 21 Desember.

Palace Ingin Waktu Istirahat Lebih Panjang

Crystal Palace beralasan, kedua tim seharusnya mendapat waktu pemulihan yang seimbang, sebelum menjalani babak perempat final.

Hal itu karena Arsenal juga memiliki jadwal padat dengan laga melawan Wolverhampton Wanderers pada 13 Desember.

Palace bahkan menyatakan kesediaannya untuk bermain pada malam Natal. Namun, rencana tersebut tidak mendapat izin dari Kepolisian Metropolitan dan Transport for London.

Baca juga: Arne Slot Tegaskan Rotasi Pemain Bukan Alasan Liverpool Bisa Kalah dari Crystal Palace

Alasannya, layanan transportasi umum pada malam itu sangat terbatas dan berisiko mengganggu kelancaran pertandingan.

Opsi Malam Natal Ditolak, Arsenal Tetap pada Jadwal Semula

Sebagai tuan rumah, Arsenal juga menolak opsi pertandingan dimainkan pada malam Natal. Setelah itu, Palace mengusulkan tanggal 23 Desember sebagai alternatif.

Namun, tanggal tersebut berdekatan dengan jadwal Arsenal yang akan bertandang ke markas Everton pada 21 Desember, dan bersamaan dengan laga Palace melawan Leeds United.

Mikel Arteta pun menegaskan pendiriannya terhadap situasi tersebut.

Baca juga: Max Dowman Jadi Pemain Termuda Arsenal yang Tampil Sebagai Starter, Dapat Pujian Arteta!

“Saya tidak berpikir itu adil karena kami juga memiliki kompetisi lain yang harus kami jalani. Sejak awal musim, setiap klub sudah tahu turnamen apa saja yang mereka ikuti,” ujar Arteta.

“Secara keseluruhan, kita harus mencari solusi terbaik untuk semua pihak. Percayalah, ada pilihan lain yang jauh lebih baik daripada tanggal 23 Desember. Kami sudah mengusulkannya,” lanjutnya.

Arteta Soroti Keadilan dan Kesejahteraan Pemain

Pertandingan Liga Inggris antara Manchester United melawan Arsenal digelar di Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 17 Agustus 2025. Dalam laga tersebut, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, turut hadir mendampingi timnya. (REUTERS / Peter Powell)

Arteta menilai, kepadatan jadwal pertandingan harus dikelola dengan adil dan bijak agar tidak mengorbankan kondisi fisik pemain.

Menurutnya, jika masalah seperti ini terus diabaikan, bukan tidak mungkin klub-klub akan mulai mempertimbangkan langkah ekstrem, termasuk mundur dari kompetisi tertentu.

Baca juga: Kemenangan Arsenal Atas Crystal Palace Dinilai Jadi Paling Spesial Musim Ini

Pelatih asal Spanyol itu berharap hal tersebut tidak sampai terjadi. Ia menegaskan, keputusan jadwal seharusnya berlandaskan dua hal utama, yakni keadilan dan kesejahteraan pemain.

Jika dua prinsip itu dipegang teguh oleh semua pihak, masalah penjadwalan seperti ini dapat dihindari. Namun, Arteta juga mengingatkan, jika prinsip-prinsip itu diabaikan, apa pun bisa terjadi di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU