INDOZONE.ID - Erling Haaland sedang dalam performa yang luar biasa bersama Manchester City di musim ini.
Namun, striker asal Norwegia ini menegaskan bahwa fokus utamanya bukan pada mencetak rekor gol, melainkan membawa City meraih kemenangan.
Pernyataan ini disampaikan menjelang laga Liga Champions melawan mantan klubnya, Borussia Dortmund, pada Rabu (5/11/2025).
Baca juga: Pep Guardiola Minta Pemain Manchester City Jangan Selalu Bergantung pada Erling Haaland
Musim ini, Haaland sudah berhasil mencetak 26 gol dalam 16 pertandingan untuk klub maupun timnas. Dengan catatan ini, ia berada di jalur untuk menembus rekor pribadi sebanyak 57 gol dalam satu musim.
“Saya dalam kondisi baik, tapi saya tidak memikirkannya. Fokus saya hanya untuk pertandingan besok. Saya selalu berpikir tentang saat ini,” ujar Haaland.
Rekor Gol Bukan Prioritas Haaland
Ditanya soal kemungkinan memecahkan rekor gol Premier League milik Alan Shearer yang mencapai 260 gol, Haaland menegaskan bahwa itu bukan fokusnya.
Menurutnya, yang terpenting adalah membantu tim memenangkan pertandingan dan menjaga konsistensi performa di setiap laga.
Baca juga: Pep Guardiola Sebut Erling Haaland Sudah Samai Level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
Haaland juga menepis perbandingan dengan para legenda sepakbola, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Ia menekankan bahwa tidak ada pemain lain yang bisa menyamai kualitas kedua pemain tersebut, sehingga fokusnya tetap pada tim dan permainan di lapangan.
Kerendahan Hati Haaland dan Dukungan Guardiola
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, sempat memuji kerendahan hati Haaland. Namun, striker asal Norwegia itu menegaskan bahwa pujian tersebut tidak membuatnya berubah.
Haaland merasa cukup menjadi diri sendiri dan tidak perlu merasa istimewa hanya karena kemampuan mencetak gol yang dimilikinya.
Baca juga: Cetak Dua Gol ke Gawang Bournemouth, Pep Guardiola Kagum dengan Sikap Rendah Hati Erling Haaland
“Saya harus mengabaikan rekor itu. Memikirkan rekor adalah hal terakhir yang ada di kepala saya. Fokus saya adalah membantu tim menang,” tambah Haaland.
Guardiola juga menekankan pentingnya mengatur beban kerja Haaland agar performanya tetap maksimal. Dengan tubuh yang besar, Haaland tidak bisa bermain penuh 90 menit setiap tiga hari.
Oleh karena itu, cara tim dirancang agar pemain ini tetap bugar dan terhindar dari cedera.
Cara Guardiola Memaksimalkan Haaland
Pendekatan Guardiola memungkinkan tim mengontrol permainan melalui distribusi umpan yang tepat dan pengaturan tempo pertandingan.
Baca juga: Ditanya Soal Peluang Juara Manchester City, Pep Guardiola Justru Berharap Arsenal Kebobolan
Dengan cara ini, Haaland tetap bisa berkontribusi maksimal tanpa harus kelelahan. Cara ini juga membantu tim menjaga ritme permainan sekaligus mengurangi risiko cedera pada pemain bintang mereka.
“Saya hanya orang Norwegia dan tidak boleh merasa istimewa hanya karena mencetak gol. Saya hanya Erling Haaland, dan itu tidak akan berubah,” pungkas Haaland.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters