Real Madrid Akan Jadikan Rayo Vallecano Sebagai Korban Pelampiasan Usai Dihantam Liverpool di Liga Champions
INDOZONE.ID - Pemuncak klasemen La Liga, Real Madrid, bertekad kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan menyakitkan dari Liverpool di Liga Champions tengah pekan lalu.
Hasil negatif di Anfield menjadi alarm bagi tim asuhan Xabi Alonso yang ingin segera menebusnya lewat tiga poin saat menghadapi Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Minggu (9/11/2025).
Baca juga: Bangga! Eks Bomber Timnas U-19 Razzaa Fachrezi Resmi Gabung Klub Spanyol Rayo Vallecano
Los Blancos ingin menutup pekan ini dengan hasil positif sebelum kompetisi berhenti sejenak karena jeda internasional dua pekan.
Kemenangan menjadi target utama untuk memulihkan mental para pemain sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen La Liga.
Real Madrid Masih Kokoh di Puncak Klasemen La Liga
Hingga pekan ke-11, Real Madrid masih memimpin klasemen La Liga dengan 30 poin, unggul lima angka dari Barcelona yang menempati posisi kedua.
Namun, di balik catatan apik tersebut, muncul tanda tanya soal konsistensi tim saat menghadapi lawan-lawan yang kuat.
Baca juga: Liverpool Bungkam Real Madrid 1-0, Arne Slot: Kami Tahu Cara Hentikan Mbappe dan Vinicius
Kritik mulai berdatangan kepada Alonso terkait rotasi pemain yang dianggap terlalu sering.
Beberapa keputusannya dinilai membuat permainan Madrid kehilangan keseimbangan, terutama ketika menghadapi tim besar.
Oleh karena itu, laga kontra Rayo Vallecano menjadi ajang pembuktian bahwa Madrid masih memiliki daya ledak di La Liga.
Kekalahan dari Liverpool Jadi Tamparan Keras
Kekalahan 1-0 dari Liverpool di Anfield pada Selasa (4/11/2025) menjadi pukulan telak bagi Los Blancos.
Meskipun Thibaut Courtois tampil heroik dengan beberapa penyelamatan luar biasa, gol sundulan Alexis Mac Allister pada menit ke-61 tetap menjadi pembeda.
Hasil tersebut menghapus euforia kemenangan 2-1 atas Barcelona di El Clasico dua pekan sebelumnya.
Baca juga: El Clasico Panas, Ruang Ganti Real Madrid Ikut Memanas! Ada Apa dengan Vinicius Jr dan Xabi Alonso?
Kekalahan ini juga menyoroti masalah di lini depan Madrid yang kurang tajam dan gagal memanfaatkan peluang. Alonso pun mengakui bahwa timnya masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Pertandingan melawan Liverpool sangat intens. Kami kurang agresif di sepertiga akhir lapangan dan tidak cukup menekan mereka,” ujar Xabi Alonso seusai laga.
“Thibaut tampil luar biasa, tapi gol itu membuat kami kesulitan mengejar. Ini masih awal musim, dan kami akan memperbaiki apa yang kurang,” tambahnya.
Fokus Madrid: Bangkit di La Liga
Sejak diambil alih oleh Alonso, Real Madrid sudah meraih 18 kemenangan dari 21 pertandingan di semua kompetisi.
Baca juga: Trent Alexander-Arnold Disoraki Suporter Liverpool, Jude Bellingham Pasang Badan
Catatan itu jelas luar biasa, namun kekalahan dari Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, dan Liverpool membuat fans mulai mempertanyakan strategi sang pelatih, terutama dalam pemanfaatan dua bintang baru, Trent Alexander-Arnold dan Endrick, yang belum mendapat banyak menit bermain.
Kini, fokus Madrid adalah kembali menunjukkan mental juara di La Liga.
Laga melawan Rayo Vallecano dianggap sebagai momentum tepat untuk membalas kekecewaan di Liga Champions dan menegaskan bahwa mereka masih menjadi tim terkuat di Spanyol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters