FIFA Luncurkan Penghargaan “FIFA Peace Prize” untuk Dukung Perdamaian Dunia Lewat Sepak Bola
INDOZONE.ID - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi memperkenalkan penghargaan tahunan baru bernama FIFA Peace Prize.
Penghargaan ini akan diberikan untuk pertama kalinya pada acara undian babak final Piala Dunia 2026 yang digelar di Washington D.C. bulan depan.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh FIFA pada Rabu (5/11/2025).
Penghargaan yang memiliki nama lengkap “FIFA Peace Prize – Football Unites the World” ini diciptakan untuk memberikan apresiasi kepada individu yang berkontribusi dalam menciptakan dan menjaga perdamaian melalui sepak bola.
FIFA berharap penghargaan ini menjadi bukti bahwa sepak bola bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga alat pemersatu di tengah perbedaan.
Gianni Infantino: Sepak Bola Adalah Simbol Perdamaian
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan pentingnya peran sepak bola dalam menyatukan dunia yang kini semakin terpecah.
Ia menyampaikan bahwa FIFA ingin memberikan penghormatan kepada mereka yang menggunakan sepak bola sebagai jembatan untuk mengakhiri konflik dan menumbuhkan kebersamaan.
“Di tengah dunia yang semakin tidak stabil, kita perlu menghargai orang-orang yang bekerja keras membangun perdamaian dan mempersatukan masyarakat,” ujar Infantino.
Baca juga: Gianni Infantino: FIFA Siap Bantu Gaza Bangun Kembali Infrastruktur Sepak Bola
“Sepak bola mewakili perdamaian. Melalui FIFA Peace Prize – Football Unites the World, kami ingin mengakui perjuangan individu yang mampu membawa harapan bagi generasi masa depan,” tambahnya.
Dengan peluncuran penghargaan ini, FIFA berharap dunia dapat melihat sisi positif sepak bola yang mampu melampaui batas politik dan sosial, serta menginspirasi upaya perdamaian dunia.
Undian Piala Dunia 2026 Akan Jadi Momen Bersejarah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya telah mengumumkan bahwa undian Piala Dunia 2026 akan dilaksanakan pada 5 Desember di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington D.C.
Dalam acara tersebut, 48 tim peserta akan mengetahui lawan-lawan mereka di babak penyisihan grup.
“Kami menyatukan dunia, Pak Presiden. Menyatukan dunia di Amerika ini, dan kami sangat bangga akan hal itu,” kata Infantino kepada Trump sambil memperlihatkan trofi Piala Dunia yang ikonik.
Baca juga: Donald Trump Berencana Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 dari Kota yang Dianggap Tidak Aman
Menariknya, Trump sendiri tengah berupaya meraih Hadiah Nobel Perdamaian, setelah Komite Nobel menganugerahkan penghargaan tersebut kepada pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, pada Oktober lalu.
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah, dengan 104 pertandingan yang diselenggarakan di 16 kota tuan rumah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dan diharapkan menjadi pesta sepak bola global yang mempersatukan bangsa-bangsa di seluruh dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA