Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 10:59 WIB

Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Ketum PSSI Erick Thohir Minta Maaf Langsung ke Presiden Prabowo Subianto

Author

Ketua umum PSSI, Erick Thohir. (dok. PSSI)

INDOZONE.ID - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, minta maaf langsung ke Presiden Prabowo Subianto, atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi lolos ke Piala Dunia 2026, usai kalah dari Arab Saudi dan Irak di Putaran Keempat pada bulan lalu.

Ketum PSSI, Erick Thohir. (Pers rilis)

“Saya mohon maaf dan saya sudah bicara mohon maaf itu langsung ketika kita kalah. Kita sebagai bangsa kan tidak salah bermimpi, dan menjalankan mimpi itu kemarin kita lakukan dengan serius. Tapi ya mohon maaf, belum bisa maksimal," ujar Erick, dikutip pada Jumat (7/11/2025).

Erick memaparkan, bahwa Presiden Prabowo tetap mendukung penuh Timnas Indonesia meski baru saja gagal memenuhi ekspektasi lolos ke Piala Dunia 2026.

Baca juga: Bakal Tampil di Piala Asia Futsal 2026, Ketua FFI Targetkan Timnas Futsal Indonesia Tembus Semifinal

Bahkan, dikatakan Erick, Presiden Prabowo ingin Timnas Indonesia bangkit demi mencoba kembali untuk lolos ke Piala Dunia.

"Ketika Pak Presiden juga saya sampaikan, beliau kan orangnya resilience, figur yang pantang menyerah. Beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Wah jadi semangat lagi saya," tambah Erick. 

Tentu saja, dukungan penuh Presiden Prabowo membuat Erick bersemangat. Sesuai arahan Presiden Prabowo, Erick akan mencoba kembali mempersiapkan Timnas Indonesia supaya bisa lolos ke Piala Dunia.

"Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang mengatakan coba lagi, bikin program lagi yang lebih agresif," ucap Erick. 

Dalam perjuangan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026, PSSI telah mengeluarkan biaya lebih dari Rp500 miliar.

Dana tersebut tak cuma dipakai untuk persiapan Piala Dunia, tapi juga program pengembangan sepak bola nasional.

Oleh sebab itu, Erick pun memohon maaf kepada semua pihak yang telah mempercayai PSSI sejauh ini.

"Itu ada dari TV, sponsor, private sector, merchandise, dan dana pemerintah. Jadi saya harus memohon maaf kepada semua yang percaya kepada PSSI," sambung Erick.

PSSI Terbuka pada Kritik

Ketum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers. (PSSI)

Erick tak lupa menjelaskan, bahwa PSSI amat terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat hingga pencinta sepak bola Indonesia.

“Dengan kritikan dan saran, kita terbuka. Saya tidak membela diri, justru kritik itu jadi introspeksi diri. Jangan sampai, kritik itu malah membuat kita tambeng, justru kita mendengar, salahnya apa ya, itu harus kita koreksi," lanjutnya. 

Disebutkannya, PSSI akan menyusun ulang peta jalan pembinaan jangka panjang sesuai blueprint 2045 yang berisikan berbagai target.

“Saya bertemu banyak pihak, di dalam dan luar negeri, untuk menyusun ulang lagi. Kita punya blueprint 2045 dengan target-target yang jelas," ungkapnya.

Erick menjadikan Timnas Indonesia U-17 sebagai contoh. Sebab, meski tim asuhan Nova Arianto itu ditargetkan lolos ke Piala Dunia 2031, mereka bisa mewujudkannya sekarang.

Baca juga: Erick Thohir Sudah Kantongi Lima Nama Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia

Timnas Indonesia U-17 sedang berjuang di Grup H Piala Dunia U-17 2025 yang tengah berlangsung di Doha, Qatar.

“Contohnya, U17 itu targetnya 2031. Mereka tanding di Doha, dan saya akan lihat langsung,” ujarnya.

Perihal Piala Dunia U-17, Erick memandang tantangannya semakin berat setiap penyelenggaraan. Pasalnya, FIFA kerap mengubah format kejuaraan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali tersebut.

“Masalahnya, FIFA mengubah kejuaraan U17 jadi tiap tahun. Artinya, adik-adiknya juga harus disiapkan karena tahun depan mesti tanding lagi. Secara realita mungkin gak tiap tahun lolos, tapi targetnya bisa dua atau tiga kali lolos,” ungkap Erick.

Menurut Erick, kegagalan kali ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses panjang membangun sepak bola Indonesia yang lebih tangguh. 

"Yang penting kita coba lagi, perbaiki lagi, dan tetap bermimpi besar untuk Indonesia," pungkas Erick.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PSSI

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU