Ingin Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia, Hajime Moriyasu Minta Pemain Jepang Tingkatkan Level Individu
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu meminta para pemainnya untuk tingkatkan level individu jika ingin mewujudkan mimpi untuk jadi juara Piala Dunia.
Diketahui, Presiden JFA Tsuneyasu Miyamoto telah menaikkan target Timnas Jepang di Piala Dunia, untuk tidak hanya sekedar mencapai babak 16 besar saja tetapi juga bisa tembus ke final dan menjadi juara Piala Dunia.
Target tinggi yang diusung oleh Tsuneyasu Miyamoto bukan tanpa alasan, sebab dengan kedalaman skuad Jepang saat ini seharusnya tim Samurai Biru bisa melangkah lebih jauh di turnamen akbar 4 tahunan tersebut.
Sejak berpartisipasi di ajang Piala Dunia sejak 1998 lalu, Jepang sendiri tercatat telah 4 kali melaju ke babak 16 besar Piala Dunia yaitu pada edisi 2002,2010, 2018 dan 2022 lalu.
Baca juga: Patrice Evra Kenang Final Dramatis Liga Champions 2008 Kontra Chelsea
Oleh karena itu, pelatih Jepang Hajime Moriyasu baru-baru ini buka suara soal target JFA yang menginginkan Timnas Jepang menjadi juara dunia.
Moriyasu mengatakan bahwa untuk mewujudkan mimpi menjadi juara Piala Dunia, pemain Timnas Jepang harus meningatkan level individu mereka.
Hal tersebut diungkapkan Moriyasu dalam konferensi persnya setelah laga persahabatan melawan Bolivia yang dimenangkan oleh Jepang dengan skor 3-0 pada Selasa (18/11/2025) lalu.
"Meskipun komposisi tim sedikit berubah pada September, Oktober, dan November, saya merasa kualitas permainan meningkat, terutama dalam bagaimana para pemain mengekspresikan konsep ofensif dan defensif di lapangan," ujar Hajime Moriyasu dalam konferensi persnya yang dikutip dari laman resmi JFA pada Kamis (20/11/2025).
"Namun untuk memenangkan Piala Dunia, saya ingin setiap pemain meningkatkan level individu mereka. Lawan akan selalu menganalisis kami, jadi saya percaya bahwa kami sebagai staf juga harus meningkatkan taktik dan gaya bermain agar bisa unggul dalam melawan lawan," imbuhnya.
Sedikit informasi, Hajime Moriyasu resmi menjadi pelatih Jepang setelah Piala Dunia 2018 lalu menggantikan Akira Nishino.
Sejak menangani Jepang pada 2018 lalu, pelatih sekaligus legenda Sanfrecce Hiroshima itu telah mimpin tim Samurai Biru di Piala Asia 2019, Piala Dunia 2022, Piala Asia 2023 dan akan menangani Ritsu Doan dan kolega di Piala Dunia 2026 mendatang.
Moriyasu memang belum memberikan Jepang trofi apapun di tiga turnamen terakhir tersebut. Kendati begitu, mantan pemain Jepang medio 1992-1996 itu justru mampu menjadikan Jepang sebagai kekuatan baru di sepak bola Asia maupun dunia.
Saat pertama kali melatih Jepang, tim Samurai Biru berada di posisi ke-55 namun kini setelah hampir 7 tahun melatih, ia membawa Jepang bertengger di posisi ke-19 dunia.
Tak hanya itu, Moriyasu juga senang bisa membawa Jepang menang atas Bolivia dengan skor 3-0 di laga ke-100 nya bersama Samurai Biru. Kendati begitu, pencapaiannya tersebut juga berkat para pemain dan staff kepelatihannya.
"Pertandingan hari ini adalah laga ke-100 saya, tetapi ini bukan pencapaian yang saya raih sendirian. Tim, termasuk pemain dan staf, telah bersatu dengan tekad untuk menghadapi setiap pertandingan sebagai satu kesatuan," tutur Moriyasu menutup wawancara.
Jepang sendiri saat ini telah mencatatkan 3 kemenangan beruntun, termasuk menang atas Brasil dengan skor 3-2 pada FIFA Matchday periode Oktober 2025 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: JFA