Usai Dipermalukan Arsenal dan PSG, Thomas Frank Minta Waktu untuk Percaya Prosesnya di Tottenham Hotspur
INDOZONE.ID - Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, tetap berpegang teguh pada proses yang sedang dibangunnya sejak datang ke klub asal London Utara tersebut.
Hal tersebut disampaikan di tengah masa sulit yang benar-benar menguji proyeknya bersama Spurs.
Performa menjanjikan di awal musim kini berganti dengan kritikan, terutama karena hasil buruk di kandang jelang pertandingan melawan Fulham, pada Minggu 30 November 2025, pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Tottenham Hotspur Siap Bayar £52 Juta untuk Datangkan Takefusa Kubo dari Real Sociedad
Tekanan semakin besar setelah Tottenham dipermalukan Arsenal 1-4, sebuah hasil yang membuat para pendukung mulai mempertanyakan cara melatih Frank.
Saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions, Spurs menunjukkan perkembangan dalam permainan, tetapi tetap harus menerima kekalahan 3-5 dari raksasa Prancis tersebut.
Performa Menurun Jadi Peringatan
Dalam enam laga terakhir di semua kompetisi, Tottenham hanya mampu meraih satu kemenangan.
Catatan kandang mereka juga memprihatinkan karena baru sekali menang di Premier League sepanjang musim ini.
Baca juga: Harry Kane Ingin Balas Kekalahan Bayern Munich dari Arsenal di Babak Gugur Liga Champions
Kekalahan dari tim promosi Burnley pada pekan pembuka musim menjadi sinyal bahwa performa kandang Tottenham masih belum stabil.
Situasi seperti ini menempatkan Frank dalam tekanan. Ia memahami tekanan yang mengarah kepadanya, tetapi menilai bahwa penyelesaian masalah hanya bisa didapat melalui hasil pertandingan.
Thomas Frank: Proses adalah Kunci
Menanggapi kritik dan tekanan yang meninkat, Frank menegaskan bahwa konsistensi adalah jalan terbaik bagi Spurs untuk keluar dari situasi sulit ini.
“Percayalah pada pengalaman saya, pada staf, pemain, klub, dan kepemimpinan. Itu fondasi bagi kami untuk berkembang sebagai sebuah struktur. Terus lakukan itu,” ujarnya.
Frank juga menekankan bahwa setiap perkembangan membutuhkan tahapan bertahap, bukan perubahan instan.
“Terus percaya, terus bekerja. Selalu ada satu percakapan lagi, satu klip video lagi, satu pertemuan lagi, satu sesi latihan lagi," kata Frank.
Baca juga: Tottenham Kalah dari Chelsea, Thomas Frank: Masalah Van de Ven dan Spence Tak Perlu Dibesar-besarkan
"Upayakan perbaikan di detail-detail kecil, tahu tujuan Anda, dan bangun budaya serta gaya bermain setiap hari. Itu kuncinya,” tambahnya.
Di luar pernyataan tersebut, Frank menjelaskan bahwa kemenangan melawan Fulham nanti akan menjadi dorongan untuk mengangkat kepercayaan diri tim. Meskit begitu, ia tetap mengutamakan proyek jangka panjang yang sedang dibangun.
Ia menilai fokus utamanya sejak tiba di Tottenham adalah memenangkan setiap pertandingan. Akan tetapi, itu tidak akan berarti tanpa fondasi tim yang berkelanjutan.
Menurutnya, membangun struktur yang mampu bertahan lama adalah inti dari proyek Tottenham ke depan.
Spurs Kehilangan Banyak Pemain Kunci
Tottenham menghadapi ujian tambahan dengan absennya Cristian Romero yang harus menjalani skorsing setelah menerima kartu kuning kelimanya musim ini di laga melawan Arsenal.
Selain itu, beberapa pemain penting seperti Yves Bissouma, Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Dominic Solanke masih belum bisa bermain karena cedera.
Baca juga: Enzo Maresca Pusing Banyak Pemain Chelsea yang Absen Karena Cedera dan Kena Kartu Merah
Dengan kondisi skuad yang terbatas dan kekalahan beruntun yang belum terputus, laga melawan Fulham akan menjadi momen untuk mengukur kekuatan mental tim serta efektivitas proses yang terus ditekankan Frank.
Meskipun tekanan semakin besar, keyakinannya pada pembangunan jangka panjang menjadi landasan utama untuk membawa Tottenham kembali ke jalur yang diharapkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters