INDOZONE.ID - Perjalanan Juventus di ajang Coppa Italia musim ini dimulai dengan langkah yang meyakinkan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Allianz Stadium, skuad Si Nyonya Tua sukses mengamankan tiket ke babak perempat final setelah menundukkan Udinese dengan skor 2-0.
Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah mereka ke fase selanjutnya, tetapi juga menjadi pembuktian taktik jitu sang pelatih, Luciano Spalletti, yang mampu membuat Juventus tampil mendominasi sepanjang laga.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Bianconeri langsung tancap gas.
Mereka tidak membiarkan tim tamu bernapas lega dan terus memberikan tekanan tinggi di area pertahanan lawan.
Baca juga: Arne Slot Lega Liverpool Putus Tren Kekalahan dengan Kemenangan 2-0 atas West Ham
Strategi high-pressing ini membuat lini belakang Udinese yang dikawal ketat harus bekerja ekstra keras untuk meredam gelombang serangan tuan rumah.
Sosok yang paling mencuri perhatian di menit-menit awal adalah Kenan Yildiz.
Pemain muda berbakat yang kini dipercaya mengenakan ban kapten tersebut tampil sangat eksplosif.
Melakukan pergerakan khas dari sayap kiri, Yildiz beberapa kali merepotkan pertahanan lawan lewat gocekan maut dan tendangan keras yang memaksa kiper Udinese, Sava, melakukan penyelamatan gemilang.
Aksi Memukau McKennie dan Gol Pembuka Keunggulan
Momentum yang dinanti-nanti publik Turin akhirnya tiba di pertengahan babak pertama. Tekanan bertubi-tubi Juventus membuahkan hasil manis pada menit ke-23.
Baca juga: Reece James: Chelsea Seharusnya Bisa Kalahkan Arsenal meski Main dengan 10 Pemain
Gol ini bermula dari visi permainan Teun Koopmeiners yang mengirimkan umpan akurat kepada Weston McKennie.
Laga ini menjadi sangat spesial bagi McKennie karena menandai penampilannya yang ke-200 berseragam Juventus.
Tidak ingin menyia-nyiakan momen tersebut, pemain asal Amerika Serikat tersebut melakukan tusukan ke dalam kotak penalti dan mengirimkan umpan tarik ke tengah.
Targetnya adalah Jonathan David yang sudah siap menyambar bola di mulut gawang.
Namun, di tengah kemelut tersebut, bek Udinese justru melakukan kesalahan antisipasi.
Baca juga: Arne Slot Pastikan Mohamed Salah Akan Absen Perkuat Liverpool Demi Ikut AFCON 2025
Bermaksud memotong bola sebelum sampai ke kaki David, sentuhannya malah membuat bola bersarang ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri ini memecah kebuntuan dan mengubah skor menjadi 1-0.
Hingga babak pertama usai, Juventus tetap menjaga intensitas serangan, salah satunya lewat peluang emas Cambiaso yang lagi-lagi diinisiasi oleh McKennie, meski upaya tersebut masih bisa diblok oleh barisan pertahanan tim tamu.
Drama VAR dan Eksekusi Penalti Locatelli
Memasuki babak kedua, dominasi Juventus belum juga surut. Kenan Yildiz kembali menebar ancaman di menit ke-54 lewat tembakan kaki kanannya yang hanya menyamping tipis dari tiang gawang.
Namun, kunci kemenangan Juventus yang sesungguhnya terjadi sepuluh menit kemudian.
Baca juga: Cemas Saat Pegang Bola, Patrick Dorgu Alami Masalah Kepercayaan Diri di Manchester United
Sebuah kerja sama apik antara David dan Juan Cabal membuat bek kiri tersebut berhasil merangsek masuk ke kotak terlarang.
Pergerakan lincah Cabal memaksanya dijatuhkan oleh Palma, sosok yang sama yang melakukan gol bunuh diri di babak pertama.
Wasit sempat meninjau insiden tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya mantap menunjuk titik putih.
Manuel Locatelli, yang baru saja masuk menggantikan rekannya beberapa menit sebelumnya, maju sebagai eksekutor.
Dengan ketenangan luar biasa, Locatelli berhasil mengecoh kiper Razvan Sava, mengirim bola ke arah yang berlawanan dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Setelah unggul dua gol, anak asuh Luciano Spalletti bermain lebih taktis untuk mengatur tempo dan menjaga keunggulan.
Baca juga: Tampil Apik Di Bawah Mistar Gawang Cremonese, Media Italia Beri Pujian Kepada Emil Audero
Meskipun ada beberapa peluang tambahan di menit-menit akhir, termasuk upaya dari Francisco Conceicao yang masih bisa ditepis kiper dan tembakan Joao Mario yang melebar, skor 2-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan solid ini menjadi modal berharga bagi Juventus untuk menatap babak perempat final Coppa Italia dengan penuh percaya diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Juventus.com