Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 17:12 WIB

Sepak Terjang Timnas Indonesia di SEA Games

Author

Indra Sjafri pimpin latihan Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Fauzan)

INDOZONE.ID - Timnas Indonesia U-22 akan mentas di cabang olahraga (cabor) sepak bola putra SEA Games 2025 Thailand, pada 3-18 Desember mendatang. 

Sebelum mentas di ajang tersebut, menarik untuk membahas sepak terjang Timnas Indonesia di ajang ini. Timnas Indonesia langganan juara atau justru sebaliknya?

Timnas Indonesia U-22 sebelum lawan Mali. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Masa SEAP Games pada 1959-1975

Sebelum bernama SEA Games, ajang multi olahraga antara negara-negara Asia Tenggara ini memakai nama SEAP Games pada 1959-1975.

Pada masa itu, Timnas Indonesia belum bisa berbicara banyak. Medali emas cabor sepak bola justru didominasi oleh Burma yang kini bernama Myanmar.

Baca juga: Jadwal Terbaru Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025

Bahkan, Myanmar lima kali beruntun mendapatkan medali emas cabor sepak bola putra, yaitu pada 1965, 1967, 1969, 1971, dan 1973. Pada 1965, Myanmar jadi juara bersama Thailand setelah imbang 2-2 di partai final.

Dominasi Thailand di SEA Games

Ketika memakai nama SEA Games dari 1977 hingga 2023, Thailand yang mendominasi perolehan medali emas.

Namun, ada perubahan format bagi peserta cabor sepak bola putra dengan kelompok umur yang bermain di SEA Games sejak edisi 2001-2023. 

Timnas U-23 yang bermain pada SEA Games edisi 2001-2015. Lalu, timnas U-22 yang berlaga di SEA Games 2017 hingga sekarang.

Meski ada perubahan format dari timnas senior ke kelompok umur, Thailand tetap digdaya. Total, Thailand meraih 16 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu di cabor sepak bola putra. Lalu, di mana Timnas Indonesia?

Baca juga: Striker Thailand yang Berulah saat Jumpa Indonesia Cetak Hatrick di Laga Pembuka SEA Games 2025

Di tengah dominasi Thailand, Timnas Indonesia juga mampu meraih medali emas SEA Games. Medali emas pertama hadir pada 1987, disusul prestasi serupa pada 1991.

Namun, Timnas Indonesia selalu gagal mendapatkan medali emas setelah SEA Games 1991. Dahaga medali emas cabor sepak bola putra baru berakhir di SEA Games 2023 Kamboja.

Setelah 32 tahun menunggu, Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri mampu meraih medali emas dengan mengalahkan Thailand 5-2 di final.

Sepanjang keikutsertaan di SEA Games, Timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur, telah mengoleksi 3 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu dari 24 kali keikutsertaan.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Misi Pertahankan Medali Emas

Kini, Timnas Indonesia U-22 yang kembali diasuh oleh Indra Sjafri, akan kembali berjuang untuk mempertahankan medali emas di Thailand.

Diketahui, Timnas Indonesia U-22 awalnya tergabung di Grup C, bersama Singapura, Filipina, dan Myanmar.

Namun, Singapura dipindahkan ke Grup A yang berisikan Thailand dan Timor Leste. Lalu, Grup B tetap berisikan Vietnam, Malaysia, dan Laos.

Kamu harus tahu, penyebab perpindahan Singapura ke Grup A adalah mundurnya Kamboja. Kamboja mundur di beberapa cabor SEA Games 2025, seperti judo, karate, pencak silat, pentaque, gulat, wushu, dan sepak takraw.

Baca juga: Kabar Buruk, Marselino Ferdinan Batal Gabung Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Ini Penyebabnya!

Pengunduran diri Kamboja ini imbas dari memanasnya hubungan negara tersebut dengan tuan rumah SEA Games 2025, Thailand, perihal batas wilayah. Alhasil, Kamboja cuma akan berpartisipasi dalam 13 cabor, dari sebelumnya 21.

Karena pengunduran diri Kamboja dari cabor sepak bola putra, jadwal Timnas Indonesia U-22 pun ikut berubah.

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-22 dijadwalkan melawan Singapura pada Jumat 5 Desember 2025. Akan tetapi, Garuda Muda kini baru akan melakoni pertandingan pertamanya kontra Filipina di 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, pada Senin 8 Desember 2025, pukul 18.00 WIB.

Lalu, selang empat hari, Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Myanmar di tempat yang sama, pada pukul 18.00 WIB.

Kendati ada perubahan, Timnas Indonesia U-22 tetap harus fokus pada diri sendiri. Bagaimanapun, harapan besar ada di pundak para pemain Timnas Indonesia U-22 dan Pelatih Indra Sjafri.

Hasil positif wajib diraih dalam setiap pertandingan demi mempertahankan medali emas, meski sejatinya cuma ditargetkan membawa pulang medali perak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @timnasindonesia, Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU