Jamie Carragher Kecam Pernyataan Mohamed Salah saat Wawancaranya Usai Laga Kontra Leeds United
INDOZONE.ID - Legenda Liverpool, Jamie Carragher baru-baru ini kecam Mohamed Salah usai pernyataan kontroversialnya dalam wawancaranya seusai pertandingan melawan Leeds United pada Minggu (7/12/2025),
Diketahui, dalam wawancaranya itu, Mohamed Salah membongkar soal situasinya di Liverpool saat ini hingga membeberkan bahwa hubungannya dengan Arne Slot telah renggang.Tak cuma itu saja, Mohamed Salah juga menuding ada pihak yang tidak ingin dirinya bertahan di Anfield.
Dari hal itulah membuat Arne Slot mencoret Mohamed Salah dari skuad Liverpool untuk laga kontra Inter Milan dini hari nanti.
Tindakan Mohamed Salah tentunya menjadi sorotan banyak pihak, bahkan legenda Liverpool Jamie Carragher juga menyoroti sikap pemain Mesir itu.
Baca juga: Buntut Tekel Keras Pemain Ajax, Justin Huber Resmi Kena Ban 3 Laga Eredivisie
Dalam wawancaranya bersama Sky Sports, Carragher mengingatkan bahwa Mohamed Salah dulunya merupakan pemain buangan Chelsea. Ia juga menyebut, pemain berusia 33 tahun itu merupakan pemain terbaik di Afrika, namun ia belum pernah memenangkan Piala Afrika bersama Mesir.
"Satu hal yang ingin saya ingatkan kepada Mohamed Salah dan mungkin juga agennya. Sebelum dia datang ke Liverpool, Mo Salah dikenal sebagai pemain yang gagal di Chelsea. Itu fakta," ujar Carragher yang dikutip dari Sky Sports pada Selasa (9/12/2025).
"Dia juga merupakan pemain terbaik yang pernah dimiliki negaranya. Mesir adalah negara tersukses di Piala Afrika. Tapi Salah belum pernah memenangkannya," lanjutnya.
Kendati begitu, Carragher tidak bermaksud untuk merendahkan Mohamed Salah. Ia hanya memberi tahu pemain Timnas Mesir itu dan juga agennya bahwa hal ini bukan tentang individu.
Baca juga: Indra Sjafri Isyaratkan Timnas Indonesia U-22 Main Menyerang Lawan Myanmar
Menurut mantan pemain berusia 47 tahun itu, sehebat apapun pemain tentunya ada bantuan dari rekan setim, manajer dan juga para penggemar.
"Itu bukan berarti saya merendahkannya sebagai pemain, tapi hal itu memberi tahu Mo Salah dan agennya bahwa ini bukan tentang individu. Kamu bukan bintang ketika pertama kali datang ke Liverpool," ujar mantan bek Timnas Inggris itu menambahkan.
"Sehebat apa pun kamu sebagai pemain, kamu tetap membutuhkan bantuan rekan setim, manajer, dan para fans. Penting bagi dia untuk mengingat itu. Ketika dia berbicara tadi, semuanya hanya tentang ‘aku, aku, dan aku!" ujarnya lagi.
Tak cuma itu saja, Jamie Carragher juga mengatakan bahwa tindakan Mo Salah di mixed zone cukup memalukan. Bahkan, pemain dengan koleksi 508 penampilan bersama Liverpool itu juga menuding bahwa hal tersebut sudah diatur sedemikian rupa oleh Salah dan juga agennya.
Baca juga: Neymar Segera Jalani Operasi Cedera Lutut Setelah Selamatkan Santos dari Degradasi
"Itu memalukan apa yang dilakukan Salah, ketika dia berhenti di mixed zone, semuanya sudah dikoreografikan bersama agennya untuk menimbulkan kerusakan semaksimal mungkin dan memperkuat posisinya. Dia memilih akhir pekan ini, dia memilih waktu ini untuk menyerang manajer dan membuatnya dipecat." ujar Carragher menutup pembicaraan.
Tak heran jika Mohamed Salah speak up soal situasinya di Liverpool saat ini. Sebab, ia telah menjadi cadangan mati dalam tiga pertandingan terakhir Liverpool, termasuk melawan Leeds.
Wajar saja jika Salah merasa kecewa. Sebab, selama 8 tahunnya membela Liverpool ia selalu memberikan yang terbaik bagi The Reds, termasuk memenangkan 9 gelar bergengsi termasuk dua gelar Premier League dan juga satu gelar Liga Champions.
Mo Salah sendiri memang merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Liverpool, torehan 250 gol dalam 420 pertandingan bersama The Reds menjadi bukti bahwa Salah merupakan pemain terbaik dalam sejarah Liverpool.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports