Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 20:16 WIB

Standar Main Turun, Lini Tengah Timnas Indonesia U-22 Dinilai Harus Lebih Kuat!

Author

Timnas Indonesia U-22 sebelum lawan Filipina. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

INDOZONE.ID - Timnas Indonesia U-22 kalah 0-1 dari Filipina pada cabang olahraga (cabor) sepak bola Grup C SEA Games 2025 Thailand. 

Kekalahan itu dinilai menunjukkan penurunan level permainan Garuda Muda ketimbang kala imbang 2-2 kontra Mali dalam partai uji coba. Hal itu diungkapkan pengamat sepak bola, Rizal Pahlevi.

Timnas Indonesia U-22 sebelum lawan Filipina. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Bahkan, ia mengkritik proses gol Otu Banatao untuk Filipina yang berawal dari lemparan ke dalam. Padahal, lemparan ke dalam merupakan salah satu senjata andalan Timnas Indonesia U-22.

“Selain itu, standar permainan juga menurun jauh ketimbang laga kedua ketika menghadapi Mali U-22 lalu. Sangat di luar karakteristik tim kebobolan lewat lemparan ke dalam seperti itu,” ungkap Rizal kepada INDOZONE, Selasa (9/12/2025).

Menilik performa Timnas Indonesia U-22 saat kalah dari Filipina, Rizal menilai lini tengah Garuda Muda harus dipertebal.

Baca juga: Indra Sjafri Isyaratkan Timnas Indonesia U-22 Main Menyerang Lawan Myanmar

Meski duet Ivar Jenner dan Rivaldo Pakpahan memberi keseimbangan, Rizal menilai butuh pemain lain yang memperkuat lini tengah Timnas Indonesia U-22.

Pemain tersebut harus memiliki kreativitas dan daya jelajah tinggi. Rizal pun menyebut Toni Firmansyah sebagai salah satu pemain yang bisa jadi pilihan untuk memperkuat lini tengah saat lawan Myanmar nanti.

“Menambah pemain di area tengah bisa menjadi opsi, karena duet Ivar dan Pakpahan, menurut saya, adalah kombinasi yang seimbang dari segi menyerang maupun bertahan, tapi tetap membutuhkan satu pemain lagi yang memiliki kreativitas dan daya jelajah tinggi. Tony Firmansyah bisa menjadi opsi untuk laga vs Myanmar nanti,” jelasnya.

Timnas Indonesia U-22 di Ujung Tanduk

Kini, harapan Timnas Indonesia U-22 lolos ke semifinal menipis karena kekalahan dari Filipina. Sebab, nasib Timnas Indonesia U-22 bergantung pada hasil pertandingan lain.

Timnas Indonesia U-22 berharap lolos ke semifinal via jalur runner up terbaik. Di sisi lain, Filipina telah memastikan diri lolos ke fase gugur sebagai juara Grup C karena sebelumnya menang dari Myanmar.

Baca juga: Belum Juga Beres, Ini PR Timnas Indonesia U-22 hingga Kalah dari Filipina

Pada pertandingan terakhir Grup C, Timnas Indonesia U-22 akan melawan Myanmar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada Jumat 12 Desember 2025, pukul 18.00 WIB.

Timnas Indonesia U-22 butuh kemenangan besar sekaligus pemenang dalam pertandingan terakhir Grup B antara Malaysia dan Vietnam. 

Supaya lebih paham mari ulas klasemen sementara runner up terbaik. Kamu harus tahu, Timnas Indonesia U-22 kini menempati dasar klasemen sementara runner up terbaik, dengan koleksi nol poin dari satu pertandingan.

Baca juga: Hidup-Mati Lawan Myanmar, Indra Sjafri Fokus pada Timnas Indonesia U-22 Bukan Laga Lain!

Di atas Garuda Muda, ada Timor Leste dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan. Lalu, posisi puncak ditempati Vietnam dengan koleksi tiga poin dari satu pertandingan.

Menilik klasemen sementara tersebut, meski mampu menang besar atas Myanmar, Timnas Indonesia U-22 akan gugur jika pertandingan Malaysia dan Vietnam berakhir imbang.

Namun, daripada memikirkan hasil pertandingan Vietnam dan Malaysia, Timnas Indonesia U-22 lebih baik fokus pada pertandingan kontra Myanmar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU