INDOZONE.ID - Arne Slot buka suara perihal alasannya mencadangkan Mohamed Salah di tiga pertandingan terakhir Liverpool.
Diketahui, Mohamed Salah baru saja melontarkan pernyataan kontroversial usai laga kontra Leeds United pada laga terakhir Liverpool di Liga Inggris.
Dalam pernyataan kontroversialnya tersebut, Mohamed Salah mengaku tidak terima dicadangkan. Bahkan, ia menyebut hubungannya dengan Arne Slot renggang.
Baca juga: Resmi Jadi Juara Dunia 2025: Lando Norris Bongkar Penyesalan Terbesarnya, Apa Itu?
Dibeberkan oleh Slot, bahwa dirinya mencadangkan Salah karena alasan taktikal demi kemenangan Liverpool.
"Saya sudah mencoba menghadirkan solusi-solusi karena itu tugas saya. Kami sudah mencoba banyak hal dan kami tampak sangat rapuh setelah semua hal yang saya coba melawan Forest dan PSV," ujar Arne Slot, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (10/12/2025).
Lebih lanjut, Slot mengatakan bahwa dirinya memutuskan untuk memainkan gelandang tambahan di laga kontra West Ham. Ia juga melakukan hal serupa saat menghadapi Sunderland.
Baca juga: Susah Payah Menang atas Inter Milan, Arne Slot Nilai Performa Liverpool Tidak Terlalu Buruk
"Saya memutuskan untuk main dengan gelandang tambahan di laga lawan West Ham. Kami menang, jadi saya memutuskan untuk melakukannya sekali lagi melawan Sunderland," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
"Saat turun minum saya memasukkannya lalu melawan Leeds, kami menghadapi pola 5-3-2 dan saya putuskan untuk main 4-4-2- berlian, kalau Anda ingin menyebutnya seperti ini, dengan Hugo Ekitike agak ke sisi kanan, dan Cody Gakpo agak ke kiri, dan Florian Wirtz di tengah-tengah," ujarnya.
Arne Slot juga mengungkapkan, bahwa dirinya bisa memainkan Mo Salah di sayap kanan. Akan tetapi, pilihan pelatih Belanda itu jatuh ke Hugo Ekitike yang lagi bagus-bagusnya.
Baca juga: Pep Guardiola Dukung Xabi Alonso Meski Dapat Tekanan Bertubi-tubi di Real Madrid
Tak dipungkiri, performa Mohamed Salah musim ini tengah menurun. Menurut data Transfermarkt, Salah musim ini baru mencatatkan 5 gol dan 3 assist dalam 19 pertandingan di semua kompetisi.
Kendati begitu, Salah tetap menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah Liverpool. Bagaimana tidak, dalam delapan musimnya bersama The Reds, ia telah mencatatkan 250 gol dalam 420 pertandingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liverpoolfc.com