INDOZONE.ID - Pertandingan Real Madrid vs Manchester City di Bernabeu lagi-lagi ngasih kejutan yang bikin fans bola heboh. Bermain di kandang sendiri yang terkenal angker buat tim lawan, Real Madrid justru harus kalah 1-2 dari Manchester City dalam lanjutan week 6 Liga Champions 2025/26.
Buat City, tiga poin ini berarti banget karena ngebawa mereka naik ke posisi empat klasemen, sementara Madrid harus puas duduk di posisi tujuh.
Baca juga: Real Madrid vs Manchester City: Bernabeu Angker, The Citizens Siap?
Laga yang Panas Sejak Kick Off
Sejak menit awal, tempo pertandingan udah kenceng banget. Madrid yang main di rumah sendiri coba ngedorong City lewat pressing dan serangan cepat.
Hasilnya, Los Blancos berhasil unggul duluan lewat gol Rodrygo Goes di menit ke-28. Gol ini lahir dari serangan rapi khas Madrid yang langsung bikin Bernabeu bergemuruh.
Tapi, City musim ini seperti punya mental baja. Mereka nggak panik meski tertinggal. Malah makin pede nyerang balik, sampai akhirnya Nico O’Reilly sukses nyamain kedudukan di menit ke-35. Gol ini jadi titik balik yang bikin Madrid mulai keteteran ngimbangi ritme City.
Haaland Mengunci Comeback
Setelah gol penyama kedudukan, permainan City makin hidup. Mereka mulai ngontrol tempo, nge-press lebih berani, dan bikin Madrid repot sendiri.
Sampai akhirnya, di menit ke-43, City dapet penalti yang dieksekusi dingin oleh Erling Haaland. Striker Norwegia itu nembak dengan percaya diri dan sukses ngebalikin keadaan jadi 1-2 buat City.
Bernabéu yang biasanya jadi tempat Madrid bangkit, malam itu justru terasa berat. Dukungan penuh dari suporter belum cukup buat nahan derasnya serangan City.
Statistik Bikin Madrid Harus Banyak Evaluasi
Biarpun Madrid main di kandang, penguasaan bola justru lebih banyak dipegang Man City. Data pertandingan nunjukkin Madrid cuma punya 46% ball possession, sedangkan Man City unggul dengan 54%. Dari jumlah operan, City juga lebih unggul tipis dengan 409 operan, sementara Madrid bikin 384 operan.
Nah yang menarik, akurasi operan kedua tim sama-sama 88%. Artinya, pertandingan ini sebenarnya cukup seimbang secara kualitas, tapi cara City ngejalanin strategi lebih rapi dan efektif.
Madrid Belum Bisa Jinakin City
Main di Bernabéu jelas jadi keuntungan, tapi nyatanya belum cukup buat Madrid ngehentikan dominasi City.
Sempat unggul 1-0, Madrid seperti kehilangan momentum setelah kebobolan gol O’Reilly. City ngerespons cepat, nunjukin mentalitas pemain bahwa mereka datang bukan buat bertahan, tapi buat ngambil poin penuh.
Buat Real Madrid, kekalahan ini jadi sinyal bahwa ada PR besar yang harus dibereskan, terutama soal konsistensi dan fokus di lini belakang.
Sementara buat City, kemenangan ini ngasih pesan bahwa mereka makin matang saat main di level Eropa.
Dampak di Klasemen UCL
Dengan tambahan tiga poin ini, Manchester City naik ke posisi empat klasemen sementara Liga Champions 2025/26.
Real Madrid harus puas turun ke posisi tujuh dan wajib ngejar poin di laga-laga berikutnya kalau nggak mau makin tertinggal.
Baca juga: Drama Kontrak Vini Jr: Hubungan dengan Xabi Alonso Memanas, Real Madrid Ikut Kena Imbasnya?
Laga ini nunjukin bahwa Liga Champions selalu penuh drama dan kejutan. Bernabeu yang biasanya jadi tempat pesta Real Madrid, kali ini justru jadi saksi ketangguhan Man City yang berhasil comeback dan pulang dengan tiga poin berharga.
Fans Madrid mungkin kecewa, tapi musim masih panjang dan semua kemungkinan tetap terbuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan