Tolak Tawaran Akuisisi dari Perusahaan Kripto, John Elkann Sebut Juventus Bukan Sekadar Aset Bisnis
INDOZONE.ID - Luciano Spalletti menyambut dengan baik keputusan John Elkann dan keluarga Agnelli, yang menolak menjual saham Juventus.
Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bukti, Juventus masih punya kepemilikan yang baik, sekaligus tantangan bagi seluruh pemain dan staf klub untuk membalas kepercayaan tersebut dengan prestasi.
Pada Sabtu (13/12/2025), Exor, perusahaan milik keluarga Agnelli, secara resmi menolak tawaran pembelian penuh saham Juventus dari perusahaan kripto, Tether.
Penolakan ini mengakhiri spekulasi mengenai potensi perubahan kepemilikan klub yang sempat menjadi perbincangan.
Baca juga: Sundulan Juan Cabal Bungkam Bologna, Juventus Bawa Pulang Tiga Poin Krusial dari Renato Dall'Ara
Pernyataan John Elkann
Dalam pernyataannya melalui video di situs resmi Juventus, CEO Exor John Elkann menegaskan, Juventus bukan sekadar aset bisnis bagi keluarga Agnelli.
“Juventus telah menjadi bagian dari keluarga saya selama 102 tahun,” ujar Elkann.
“Juve juga merupakan bagian dari keluarga besar Bianconeri, yang terdiri dari jutaan penggemar di Italia dan seluruh dunia yang mencintai klub ini seperti keluarga mereka sendiri,” lanjutnya.
Elkann menambahkan, dengan semangat kebersamaan dan sejarah tersebut, keluarga Agnelli akan terus mendukung Juventus dalam upaya membangun masa depan yang lebih baik.
Baca juga: Manipulasi Laporan Keuangan Juventus, Andrea Agnelli dan Pavel Nedved Dijatuhi Hukuman Bersyarat
Performa Juventus Setelah Mendominasi Serie A
Juventus terakhir kali menjuarai Serie A pada 2020, sekaligus mencatatkan Scudetto kesembilan secara beruntun, dan gelar liga ke-36 sepanjang sejarah klub.
Namun, sejak periode tersebut, dominasi Si Nyonya Tua perlahan memuda,r setelah kalah bersaing dengan Inter Milan, AC Milan, dan Napoli.
Luciano Spalletti bergabung pada Oktober, dan menjadi manajer kelima Juventus sejak dominasi mereka tersebut.
Baca juga: Meski di Peringkat Enam, Luciano Spalletti Ingin Bawa Juventus Juara Serie A Musim Ini
Hingga saat ini, Juventus masih berada di peringkat kelima klasemen sementara, dan tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Serie A, AC Milan.
“Meskipun saya baru berada di sini, saya merasa bisa melibatkan seluruh tim dalam semangat yang sama,” kata Spalletti.
“Sangat menyenangkan mendengar kembali semangat yang dimiliki John Elkann serta keluarganya terhadap klub ini,” tambahnya.
Tuntutan Spalletti Kepada Pemain Juventus
Spalletti menilai, keputusan keluarga Agnelli harus dijawab dengan hasil di lapangan. Ia menegaskan, tugas tim saat ini adalah menjaga warisan klub sekaligus membangun masa depan yang lebih cerah.
“Tugas kami adalah memberikan hasil dari semangat tersebut, dengan tetap menghormati masa lalu dan membangun masa depan di level yang sama, atau bahkan lebih baik,” ujarnya.
Manajer asal Italia tersebut menandatangani kontrak hingga akhir musim.
Baca juga: Juventus Resmi Tunjuk Luciano Spalletti sebagai Pelatih Baru hingga Akhir Musim
Dengan peluang meraih gelar juara yang semakin tipis, finis di zona Liga Champions musim depan diyakini menjadi target minimal untuk perpanjangan kontrak.
Sejak kedatangan Spalletti, Juventus baru meraih tiga kemenangan dari enam pertandingan Serie A. Meski demikian, ia tetap yakin terhadap kualitas skuad yang dimilikinya.
“Tidak ada satu pun yang bisa meyakinkan saya bahwa para pemain ini tidak cukup bagus,” tutur Spalletti dengan nada tegas.
“Saya yakin, kami bisa mengatasi keterbatasan yang ada. Saya menerima pekerjaan ini karena saya percaya pada tim ini, dan terobsesi untuk mengubah serta meningkatkan kelompok pemain ini,” lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football Italia