Johnny Jansen Ceritakan Awal Mula Jadi Pelatih Bali United dan Kesan Pertamanya Melatih Laskar Tridatu
INDOZONE.ID - Johnny Jansen baru-baru ini ceritakan awal mulanya menjadi pelatih Bali United dan juga kesan pertamanya terhadap klub berjuluk Laskar Tridatu itu saat awal-awal kedatangannya.
Dalam wawancaranya, Johnny Jansen menceritakan awal mula ia tertarik untuk melatih Bali United. Ia mengaku sudah tahu ketertarikan Bali United untuk merekrutnya sebagai pelatih pada akhir Maret 2025 lalu, yang mana ia mendapat informasi tersebut dari mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor.
Hal tersebut diungkapkan oleh mantan pelatih PEC Zwolle tersebut dalam wawancaranya bersama Voetbal Primeur baru-baru ini.
"Saya pertama kali dengar ketertarikan itu pada akhir Maret, awal April. Informasi tersebut datang dari Alex Pastoor, yang telah menghubungi Jeffrey Talan (mantan asisten Pastoor di Almere City) setelah itu saya dan Alex juga membicarakannya," ujar Johnny Jansen dalam wawancaranya yang dikutip dari Voetbal Primeur pada Rabu (17/12/2025).
Baca juga: Petenis Justin Barki Sumbangkan Bonus Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Lebih lanjut, Johnny Jansen juga ceritakan bahwa mantan asisten pelatih Alex Pastoor mengirimkan pesan kepadanya dan memberitahu bahwa ada klub Indonesia yang tertarik dengan jasanya, dan Alex Pastoor pun memberi tahu bahwa klub tersebut adalah Bali United.
"Kemudian, Jeffrey mengirimkan pesan kepada saya: Sebuah klub dari Indonesia tertarik. Kami berdua berpikir: Semoga itu Bali United. Kami telah mendengar hal-hal baik tentang mereka. Pada suatu saat, Pastoor menyebutkan bahwa itu Bali United. Seorang teman baik saya sering menghabiskan waktu di Asia, dia berkata: Jika anda harus berada di Asia, Bali mungkin tempat yang tepat," lanjutnya.
Johnny Jansen juga mengungkapkan alasan sebenarnya memilih untuk melatih Bali United, meskipun ia juga diminati oleh klub Belanda lainnya seperti Roda JC dan Cambuur.
Namun, pelatih berusia 50 tahun itu mengungkapkan alasan sebenarnya memilih untuk melatih Bali United karena ia ingin mencari tantangan dan juga pengalaman baru di luar Belanda. Ia juga mengatakan bahwa keputusan untuk melatih Bali United bukanlah keputusan yang sulit.
Baca juga: Tidak Rombak Lini Pertahanan, Ruben Amorim Ingin Pemain Manchester United Tampil Lebih Baik
"Mengapa saya pergi ke Bali? Kedua klub tersebut (Roda JC dan Cambuur yang juga tertarik) memiliki kisah yang sangat bagus. Tetapi sebenarnya cukup sederhana: Saya hanya ingin merasakan pengalaman ini. Sekarang saya berada di usia yang tepat, saya bugar secara fisik dan situasi rumah saya memudahkan," ujar mantan pelatih Eliano Reijnders di PEC Zwolle tersebut menceritakan keputusannya untuk melatih Bali United.
"Itu bukan keputusan yang sulit. Tentu saja saya sedikit gugup. Ke mana kita akan pergi, apa yang akan kita alami dan apa yang kita lihat?" tuturnya lagi.
Tak cuma itu, Johnny Jansen juga mengaku terkesan dengan kamp pelatihan Bali United saat awal kedatangannya. Menurutnya, kamp pelatihan timnya itu sangatlah indah dan juga luar biasa. Ia bahkan juga tak bisa membandingkan suasana di kamp pelatihan Bali United dengan kamp pelatihan klub-klub Belanda.
"Ketika saya pertama kali sampai disana (kamp pelatihan Bali United), saya berpikir: Ya Tuhan, apa ini? Ini luar biasa! Lokasinya sangat fantastis. Anda tidak bisa membandingkannya dengan Belanda. Sangat menakjubkan bisa berlatih di sana. Ketika anda tiba di klub pagi-pagi sekali, laut menghantam tanggul dengan pohon palem itu. Ya, terlihat sangat indah," ujar Johnny Jansen menutup wawancara.
Baca juga: Minim Menit Bermain di Arsenal, Gabriel Jesus Dibidik AC Milan untuk Perkuat Lini Serang
Kiprah Johnny Jansen melatih Bali United di BRI Super League musim ini sangatlah tidak mudah. Sebab, hingga pekan ke-13 Super League, Bali United masih tertahan di posisi ke-11 dengan koleksi 17 poin, dengan catatan 4 kali menang, 5 hasil imbang dan 4 kali kekalahan.
Kini Johnny Jansen tengah fokus mempersiapkan strategi tim jelang laga pekan ke-14 BRI Super League melawan PSBS Biak pada Senin (22/12/2025) pukul 15.30 WIB.
Tentu saja, Johnny Jansen bertekad untuk meraih kemenangan atas PSBS Biak pada akhir pekan mendatang demi membawa Laskar Tridatu naik ke papan atas klasemen BRI Super League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbal Primeur