Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 09:15 WIB

Juventus Tumbang 0-1 dari Manchester United, Massimiliano Canzi: Hasil Imbang Mungkin akan Lebih Baik

Author

Laga Juventus melawan Manchester United (juventus.com). 

INDOZONE.ID - Fase Liga UEFA Women’s Champions League (UWCL) musim ini resmi berakhir dengan drama yang cukup menegangkan di Allianz Stadium. 

Juventus Women, yang bertindak sebagai tuan rumah, harus mengakui keunggulan tamunya, Manchester United, dengan skor tipis 0-1. 

Meskipun hasil akhir di papan skor tidak berpihak pada Si Nyonya Tua, kabar baiknya adalah skuad asuhan Massimiliano Canzi itu tetap berhasil mengamankan posisi mereka untuk melaju ke babak play-off.

Pertandingan yang digelar di markas besar Juventus ini menyajikan tontonan yang sangat ketat. 

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menunjukkan determinasi tinggi untuk menutup fase grup dengan hasil positif. 

Baca juga: Ditumbangkan Manchester United, Juventus Tetap Amankan Tiket Play-off UWCL 2025/26

Sayangnya, dewi fortuna lebih berpihak kepada tim Inggris, yang berhasil mencuri satu gol krusial dan mempertahankannya hingga akhir laga. 

Bagi Juventus, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting, terutama mengenai efektivitas di depan gawang lawan, mengingat dominasi penguasaan bola yang mereka miliki tidak berbanding lurus dengan jumlah gol yang tercipta.

Evaluasi Sang Pelatih

Pelatih Juventus Women, Massimiliano Canzi, memberikan pandangannya usai laga dengan nada yang realistis namun tetap optimistis. 

Ia mengakui bahwa anak asuhnya sebenarnya tampil cukup solid dan mampu mengimbangi permainan Manchester United. 

Menurutnya, hasil imbang mungkin akan menjadi skor yang lebih adil jika melihat jalannya pertandingan yang seimbang, namun sepak bola memang seringkali ditentukan oleh detail kecil.

Baca juga: Skater Basral Graito Hutomo Persembahkan Medali Emas bagi Indonesia di SEA Games 2025

Canzi menyoroti masalah utama timnya malam itu, yakni ketajaman di sepertiga akhir lapangan. 

Ia menyebutkan bahwa meskipun timnya memiliki banyak penguasaan bola, mereka gagal menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya. 

Situasi di dalam kotak penalti lawan yang seringkali padat membuat para pemain Juventus kesulitan menemukan ruang tembak. 

Canzi menekankan bahwa timnya membutuhkan momen kecemerlangan individu yang sayangnya tidak muncul pada malam itu. 

Meski begitu, sang pelatih mengingatkan bahwa target utama mereka di awal musim, yaitu mencapai babak play-off, telah tercapai. 

Baca juga: Dihantam Badai Cedera, Manchester City Hadapi Brentford di Piala Liga Tanpa Beberapa Pemain Kunci

Ia merasa puas dengan pencapaian tim sejauh ini dan siap untuk berjuang lebih keras di babak selanjutnya.

Refleksi Pemain: Kecewa Tapi Bangga

Kekecewaan tentu dirasakan oleh para pemain di lapangan. 

Amalie Vangsgaard, salah satu pilar Juventus, mengungkapkan rasa frustrasinya karena kebobolan satu gol yang menurutnya terlalu mudah, sementara di sisi lain mereka buntu dalam mencetak gol balasan. 

Pemain asal Denmark itu mengakui bahwa Manchester United adalah lawan yang tangguh, dan timnya terlalu mudah kehilangan bola di momen-momen krusial, meski sebenarnya mereka mampu menciptakan beberapa peluang.

Senada dengan Vangsgaard, gelandang andalan Lia Walti juga merasa hasil ini menyakitkan karena permainan sebenarnya berjalan seimbang. 

Baca juga: FIFA Batalkan Hasil 3 Pertandingan Timnas Malaysia karena Dokumen Palsu Pemain Naturalisasi

Walti melihat adanya peningkatan performa di babak kedua, di mana Juventus mulai lebih agresif menciptakan peluang. 

Namun, ketidakmampuan mengonversi peluang tersebut menjadi gol harus dibayar mahal. 

Meski gagal meraih kemenangan yang bisa membawa mereka lolos langsung ke perempat final, Walti tetap menegaskan rasa bangganya terhadap mentalitas tim.

Bagi Walti, keberhasilan menembus babak play-off adalah bukti bahwa Juventus Women mampu bersaing di level tertinggi Eropa. 

Ia menyoroti bagaimana timnya mampu memberikan perlawanan sengit melawan tim-tim raksasa seperti Bayern Munchen, OL Lyonnes, dan Manchester United sepanjang fase liga. 

Kini, fokus skuad Bianconere beralih sepenuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi dua laga besar di babak play-off, dengan membawa pelajaran berharga dari kekalahan tipis di Turin ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Juventus.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU