Eks Pemain Real Madrid Bawa Albacete Balompie Lolos 16 Besar Copa Del Rey Usai Taklukkan Celta Vigo
INDOZONE.ID - Keajaiban Copa Del Rey pada Kamis (18/12/2025) dini hari tadi menjadi berkah bagi tim kasta kedua Liga Spanyol, Albacete Balompie.
Dalam sebuah laga penuh drama melawan tim kuat La Liga, Celta Vigo, pertandingan yang digelar pada pertengahan pekan ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, status tim unggulan bisa runtuh seketika oleh semangat juang dan momen magis di detik-detik akhir.
Albacete yang berstatus sebagai underdog tampil tanpa beban di hadapan pendukungnya sendiri.
Namun, Celta Vigo yang datang dengan skuad lebih mewah sempat mendominasi jalannya pertandingan.
Situasi berubah drastis ketika pelatih Albacete memutuskan untuk memasukkan Jesus Vallejo pada menit ke-58.
Baca juga: Ditumbangkan Manchester United, Juventus Tetap Amankan Tiket Play-off UWCL 2025/26
Masuknya Vallejo bukan hanya untuk memperkuat lini pertahanan, tetapi justru menjadi plot twist terbesar dalam laga tersebut yang mengubah nasib Albacete sepenuhnya.
Momen Magis Menit Akhir dari Sang Mantan Bintang Real Madrid
Pertandingan tampaknya akan berakhir untuk kemenangan Celta Vigo hingga masa injury time tiba.
Papan skor menunjukkan keunggulan tim tamu, dan harapan publik tuan rumah mulai menipis.
Namun, drama sesungguhnya baru dimulai pada menit ke-90+4. Berawal dari skema serangan terakhir yang putus asa, bola melambung ke area kotak penalti Celta Vigo.
Di sanalah Jesus Vallejo menunjukkan kelasnya. Dengan insting yang tajam, ia melompat lebih tinggi dari para bek lawan dan melepaskan tandukan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Celta Vigo.
Baca juga: Skater Basral Graito Hutomo Persembahkan Medali Emas bagi Indonesia di SEA Games 2025
Gol sundulan tersebut sontak membuat stadion bergemuruh hebat. Skor menjadi imbang tepat sebelum peluit panjang dibunyikan.
Gol dramatis dari Vallejo ini tidak hanya menyelamatkan Albacete dari kekalahan di waktu normal, tetapi juga meruntuhkan mentalitas para pemain Celta Vigo yang sudah bersiap merayakan kemenangan.
Drama Adu Penalti dan Runtuhnya Mental Celta Vigo
Setelah babak perpanjangan waktu yang tidak menghasilkan gol tambahan, laga harus ditentukan lewat drama adu penalti. Di sinilah mentalitas berbicara.
Celta Vigo, yang seharusnya lebih berpengalaman, justru tampil gugup di bawah tekanan suporter tuan rumah.
Secara mengejutkan, tiga penendang pertama Celta Vigo gagal total menuntaskan tugasnya.
Baca juga: Dihantam Badai Cedera, Manchester City Hadapi Brentford di Piala Liga Tanpa Beberapa Pemain Kunci
Tekanan psikologis akibat gol penyeimbang di menit akhir tampaknya masih menghantui mereka.
Sebaliknya, para eksekutor Albacete tampil dengan ketenangan luar biasa.
Puncak ketegangan terjadi ketika giliran penendang terakhir Albacete maju ke titik putih. Sosok itu tidak lain adalah Jesus Vallejo.
Dengan ban kapten di lengan dan beban sejarah di pundaknya, Vallejo melangkah dengan percaya diri.
Tanpa kesalahan, ia melesakkan bola ke gawang, memastikan kemenangan telak 3-0 dalam drama adu penalti tersebut.
Baca juga: FIFA Batalkan Hasil 3 Pertandingan Timnas Malaysia karena Dokumen Palsu Pemain Naturalisasi
Kemenangan ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi Jesus Vallejo.
Setelah masa-masa sulit dan minim menit bermain di Real Madrid, penampilannya malam itu seolah menjadi pembuktian diri bahwa kualitasnya belum habis.
Ia tidak hanya menjadi benteng kokoh di pertahanan, tetapi juga pemimpin yang mampu membalikkan keadaan saat timnya berada di ujung tanduk.
Bagi Albacete Balompie, menyingkirkan tim kasta tertinggi sekelas Celta Vigo adalah suntikan moral yang luar biasa untuk mengarungi sisa musim.
Mereka kini berhak melangkah gagah ke babak 16 besar Copa Del Rey, membawa label sebagai "pembunuh raksasa".
Baca juga: Van Dijk Yakin Mohamed Salah Bertahan di Liverpool Setelah Piala Afrika
Aksi heroik Vallejo malam itu akan dikenang sebagai salah satu momen paling epik dalam sejarah modern klub, sekaligus pengingat bahwa di Copa Del Rey, tidak ada yang tidak mungkin sampai peluit akhir benar-benar berbunyi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@faktabola