Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 11:50 WIB

Bologna FC vs Inter Milan di Supercoppa Italiana: Nerazzurri Incar Kemenangan dan Ambisi Kejar Rekor Juventus

Author

Bologna VS Inter Milan (Alessandro Garofalo/REUTERS). 

INDOZONE.ID - Jagat sepak bola Italia kembali memusatkan perhatiannya ke Timur Tengah. 

Riyadh, Arab Saudi, akan menjadi panggung megah bagi duel sengit antara Bologna FC melawan Inter Milan dalam perebutan satu tiket ke babak final Supercoppa Italiana musim 2025/26 yang digelar pada Sabtu (20/12/2025) dini hari. 

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertemuan dua tim dengan misi yang sangat kontras namun memiliki ambisi yang sama besarnya untuk mengangkat trofi. 

Bagi Inter Milan, ini adalah kesempatan emas untuk menahbiskan diri sebagai raja Supercoppa, sementara bagi Bologna, ini adalah panggung pembuktian sejarah setelah penantian panjang setengah abad.

Misi Nerazzurri Menyamai Rekor Si Nyonya Tua

Inter Milan datang ke Arab Saudi dengan kepercayaan diri yang sedang melambung tinggi. 

Baca juga: Napoli vs AC Milan di Supercoppa Italiana: Misi Rossoneri Pertahankan Gelar dan Pembuktian Hojlund vs Pulisic

Pasukan Simone Inzaghi baru saja merebut kembali Capolista atau posisi puncak klasemen Serie A pekan lalu usai menundukkan Genoa dengan skor 2-1. 

Kemenangan tersebut menegaskan mentalitas "makan atau dimakan" yang diusung Nerazzurri musim ini, di mana mereka mencatatkan tren unik tanpa hasil imbang dalam laga kompetitif dengan 16 kali menang dan 6 kali kalah. 

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Inter selalu bermain habis-habisan untuk meraih kemenangan di setiap laganya.

Dengan bekal tiga gelar Supercoppa dalam empat edisi terakhir, Lautaro Martínez dan kawan-kawan memiliki DNA juara yang kuat di kompetisi ini. 

Empat clean sheet dari enam pertemuan terakhir di ajang Supercoppa menjadi bukti ketangguhan lini belakang mereka. 

Baca juga: Unggul Dua Kali, Ruben Amorim Kecewa Manchester United Kehilangan Fokus Saat Ditahan Bournemouth 4-4

Namun, target utama mereka jauh lebih prestisius, yakni menyamai rekor Juventus sebagai pemegang gelar Supercoppa terbanyak sepanjang masa dengan koleksi sembilan trofi. 

Dengan produktivitas gol yang mengerikan di liga musim ini, Inter jelas diunggulkan di atas kertas.

Rossoblu dan Kekuatan Misterius di Tempat Netral

Di sisi lain lapangan, Bologna hadir sebagai kuda hitam yang siap memberikan kejutan. 

Kehadiran mereka di Arab Saudi adalah buah manis dari keberhasilan menjuarai Coppa Italia musim 2024/25, trofi mayor pertama mereka dalam 51 tahun terakhir. 

Meski baru saja menelan kekalahan pahit 1-0 dari Juventus yang membuat mereka terlempar dalam perebutan empat besar Serie A, Bologna memiliki motivasi ekstra untuk tidak menelan kekalahan beruntun musim ini.

Baca juga: Dapat Serangan Rasis Usai Hampir Pukul Marc Klok, Yance Sayuri: Papua Juga Indonesia!

Menariknya, bermain di tempat netral justru bisa menjadi keuntungan psikologis bagi Rossoblù. 

Kekalahan dari Juventus akhir pekan lalu menandai kekalahan kandang berturut-turut pertama mereka sejak Januari 2022. 

Sebaliknya, performa tandang mereka justru sangat impresif dengan catatan tak terkalahkan dalam delapan laga terakhir di luar Stadio Renato Dall’Ara. 

Fakta tersebut menjadi sinyal bahaya bagi Inter bahwa klub favorit pembalap F1 Mercedes Andrea Kimi Antonelli ini bukanlah tim yang mudah digertak saat bermain jauh dari rumah.

Kutukan Head-to-Head dan Duel Bintang

Meskipun Inter unggul secara reputasi, sejarah pertemuan terkini justru memihak Bologna. 

Tim asuhan Vincenzo Italiano ini kerap menjadi batu sandungan bagi Nerazzurri. 

Baca juga: Meski Kalah 0-3 dari Arsenal, OH Leuven Jadi Wakil Belgia yang Lolos Play-off UWCL 2025/26

Dalam enam pertemuan terakhir, Inter hanya mampu menang satu kali. 

Memori kelam bulan April lalu, di mana Bologna menang 1-0 dan merusak harapan Scudetto Inter musim lalu, tentu masih menghantui benak para pendukung Nerazzurri. 

Riccardo Orsolini menjadi sosok yang patut diwaspadai, mengingat ia telah mencetak tiga gol dalam lima pertemuan terakhir melawan Inter, termasuk dua gol penentu kemenangan.

Pertarungan taktik juga akan tersaji menarik. 

Baca juga: Eks Pemain Real Madrid Bawa Albacete Balompie Lolos 16 Besar Copa Del Rey Usai Taklukkan Celta Vigo

Inter cenderung tancap gas di awal laga lewat aksi Lautaro Martínez, yang sering mencetak gol pembuka di 30 menit pertama. 

Sementara itu, Bologna dikenal sebagai tim "diesel" yang panas di babak kedua, dengan statistik mencatat 13 dari 17 gol terakhir mereka tercipta setelah turun minum. 

Dengan kondisi skuad yang prima tanpa cedera baru dari kedua kubu, laga di Riyadh ini diprediksi akan berjalan ketat, penuh taktik, dan sarat emosi demi satu tempat di partai puncak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Flashscore.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU