Crystal Palace Harus Puas Berbagi Angka Usai Ditahan Imbang Wakil Finlandia di Laga UECL 2025/26
INDOZONE.ID - Malam di Selhurst Park yang seharusnya menjadi pesta perayaan tiket lolos otomatis ke babak 16 besar UEFA Conference League (UECL) justru berakhir dengan perasaan campur aduk bagi para pendukung Crystal Palace.
Tim berjuluk The Eagles harus puas bermain imbang 2-2 melawan wakil Finlandia, KuPS Kuopio, dalam laga terakhir fase liga yang digelar pada Jumat (19/12/2025) dini hari tadi.
Hasil ini memastikan anak asuh Oliver Glasner finis di peringkat ke-10 klasemen akhir, yang berarti mereka harus menempuh "jalan memutar" melalui babak play-off pada Februari mendatang untuk tetap menjaga asa juara di kompetisi ini.
Atmosfer di Selhurst Park sejatinya sangat luar biasa sejak peluit awal dibunyikan.
Antusiasme fans tuan rumah berpadu dengan semangat pendukung tamu menciptakan suasana stadion yang bergemuruh layaknya kawah panas kompetisi Eropa.
Baca juga: AC Milan Tumbang dari Napoli, Penampilan Impresif Hojlund Hentikan Langkah Rossoneri
Oliver Glasner pun memberikan kepercayaan kepada talenta-talenta muda dengan menurunkan tiga debutan, termasuk Dean Benamar yang tampil impresif menyisir sisi kiri lapangan di menit-menit awal.
Gol Kelas Dunia Christantus Uche
Tidak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk membuat publik Selhurst Park bersorak.
Baru lima menit laga berjalan, Christantus Uche, yang melakoni debut starter-nya di kandang, menciptakan momen magis.
Menerima umpan matang dari Justin Devenny, Uche memamerkan skill individu yang memukau di tepi kotak penalti.
Dengan cerdik, ia mengecoh pemain bertahan lawan sebelum melepaskan tembakan melengkung menggunakan sisi luar kaki kanannya.
Baca juga: Vietnam Sabet Medali Emas usai Comeback Lawan Thailand 3-2 di Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025
Bola meluncur deras ke pojok atas gawang tanpa bisa dihalau, sebuah gol pembuka yang sempurna untuk malam yang krusial.
Sepanjang babak pertama, Crystal Palace tampil dominan.
Lini pertahanan yang dipimpin oleh kapten sementara Jefferson Lerma bersama debutan George King terlihat solid menguasai bola.
The Eagles bahkan sempat meminta penalti ketika tembakan Uche terlihat mengenai tangan Ibrahim Cisse, namun wasit bergeming.
Hingga turun minum, Palace sebenarnya berada di posisi aman untuk lolos langsung ke 16 besar dengan menduduki peringkat keenam klasemen fase liga.
Drama Comeback Tim Tamu
Namun, sepak bola selalu penuh kejutan. Memasuki babak kedua, KuPS Kuopio justru mengambil alih momentum.
Baca juga: Carlos Baleba Tuding MU Sebagai Biang Kerok Penurunan Performanya Bersama Brighton Musim ini
Melawan arus permainan, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lewat penyelesaian akhir Piotr Paryszek yang memanfaatkan umpan tarik Saku Savolainen.
Walter Benítez di bawah mistar gawang Crystal Palace tak berdaya menghalau bola tersebut.
Keadaan memburuk bagi tuan rumah tak lama kemudian. Juara Liga Finlandia itu berbalik unggul melalui gol Clinton Antwi.
Tembakan Antwi yang sempat membentur tubuh Cisse berubah arah dan mengecoh Benítez, membuat skor menjadi 1-2. Palace bahkan nyaris tertinggal lebih jauh saat Paryszek kembali mencetak gol, beruntung VAR menganulirnya karena offside.
Sadar timnya dalam bahaya, Glasner memasukkan pemain senior seperti Will Hughes, Marc Guéhi, dan Tyrick Mitchell.
Momentum kembali berpihak ke Crystal Palace setelah pencetak gol KuPS, Clinton Antwi, diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Hughes.
Penyelamatan Justin Devenny dan Tiket Menuju Fase Play-off
Usaha keras The Eagles akhirnya membuahkan hasil.
Tyrick Mitchell mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kiri yang disambut dengan tandukan berani oleh Justin Devenny untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Di sisa waktu, Glasner bahkan memasukkan Jean-Philippe Mateta dan Eddie Nketiah untuk memburu gol kemenangan.
Nketiah sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh, dan Devenny hampir mencetak gol keduanya, namun pertahanan KuPS yang bermain dengan sepuluh orang terbukti terlalu rapat untuk ditembus ketiga kalinya.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor imbang tetap bertahan.
Dengan tambahan satu poin ini, Crystal Palace mengakhiri fase liga dengan total 10 poin dari enam pertandingan.
Posisi ke-10 dari 36 kontestan di klasemen akhir memaksa mereka untuk melakoni laga play-off dua leg yang menegangkan pada bulan Februari nanti.
Jalur menuju trofi Conference League kini menjadi sedikit lebih terjal bagi skuad London Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cpfc.co.uk