INDOZONE.ID - Malam yang penuh ketegangan terjadi di markas AZ Alkmaar saat mereka menjamu wakil Polandia, Jagiellonia Bialystok, dalam lanjutan fase liga UEFA Conference League (UECL) yang digelar pada Jumat (19/12/2025) dini hari tadi.
Meskipun mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan dan unggul jumlah pemain di babak kedua, tuan rumah harus puas berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Namun, hasil tersebut ternyata membawa kabar baik tersendiri bagi pendukung tim berjuluk Cheeseheads.
Satu poin yang diraih sudah cukup untuk memastikan mereka mengamankan setidaknya tiket ke babak play-off fase gugur UECL musim 2025/26.
Pertandingan dibuka dengan tempo yang cukup tinggi, namun nasib sial langsung menghampiri tim tamu.
Baca juga: AC Milan Tumbang dari Napoli, Penampilan Impresif Hojlund Hentikan Langkah Rossoneri
Baru dua menit laga berjalan, Jagiellonia harus melakukan pergantian pemain dini setelah Dušan Stojinović mengalami cedera, memaksanya digantikan oleh bek asal Jepang, Yuki Kobayashi.
Situasi ini coba dimanfaatkan oleh AZ untuk menekan sejak awal.
Troy Parrott dan Weslley Patati beberapa kali mengancam gawang lawan, menciptakan peluang-peluang berbahaya yang membuat lini pertahanan Jagiellonia harus bekerja ekstra keras.
Dominasi Sven Mijnans dan Tembok Tebal Tim Tamu
Sven Mijnans menjadi motor serangan utama bagi tuan rumah sepanjang babak pertama.
Gelandang serang ini tampil sangat agresif dan terus menekan garis pertahanan lawan.
Baca juga: Vietnam Sabet Medali Emas usai Comeback Lawan Thailand 3-2 di Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025
Statistik mencatat, hingga pertengahan babak pertama saja, Mijnans sudah melepaskan empat tembakan.
Angka tersebut mengukuhkannya sebagai pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di kompetisi musim ini, yakni total 21 percobaan.
Di sisi lain, kiper Jagiellonia Bialystok, Sławomir Abramowicz, dipaksa jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari gempuran AZ yang dimotori oleh kreativitas Kees Smit di lini tengah.
Meski tertekan, Jagiellonia bukan tanpa perlawanan. Menjelang turun minum, tim tamu mulai menemukan ritme permainan.
Oskar Pietuszewski nyaris membuat kejutan lewat aksi dribbling memukau yang diakhiri dengan tembakan keras, namun kiper AZ, Rome-Jayden Owusu-Oduro, tampil sigap melakukan penyelamatan gemilang.
Baca juga: Carlos Baleba Tuding MU Sebagai Biang Kerok Penurunan Performanya Bersama Brighton Musim ini
Sempat terjadi drama ketika VAR meninjau potensi penalti untuk tim tamu, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran, membuat skor tetap imbang 0-0 hingga jeda.
Drama Kartu Merah dan Pertahanan Solid dari Wakil Polandia
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tidak menurun.
Kedua tim saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini belakang membuat situasi bola mati seperti sepak pojok tidak membuahkan hasil signifikan.
Troy Parrott kembali menebar ancaman pada menit ke-54 lewat tendangan melengkung ambisius yang sayangnya hanya melenceng tipis dari sasaran.
Momentum besar bagi AZ Alkmaar datang tepat satu jam laga berjalan.
Jagiellonia harus bermain dengan 10 orang setelah penyerang mereka, Afimico Pululu, diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras yang terkonfirmasi oleh tinjauan VAR.
Baca juga: Kalahkan Wakil Singapura, Tim Panahan Compound Putri Indonesia Cetak Sejarah di SEA Games 2025
Unggul jumlah pemain membuat AZ Alkmaar semakin bernafsu memburu gol kemenangan.
Troy Parrott lagi-lagi menjadi "monster" bagi pertahanan lawan di menit-menit akhir, namun Bernardo Vital tampil heroik menggagalkan peluang emas tersebut.
Meskipun terus dikurung dan hanya menguasai bola dalam periode singkat, Jagiellonia menunjukkan mentalitas "parkir bus" yang efektif.
Penampilan militan mereka berhasil memaksakan hasil imbang dan mencuri satu poin berharga dari Belanda.
Bagi Jagiellonia, hasil ini memperpanjang tren negatif mereka menjadi enam laga tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Sebaliknya bagi AZ Alkmaar, meski gagal menang di kandang, kepastian lolos ke babak play-off setidaknya memberikan ketenangan untuk menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Flashscore.com